BATAMCLICK.COM: Dalam sebuah silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat, HM Rudi ditanya oleh salah seorang tokoh masyarakat.
“Pak Rudi, di kota-kota lain sibuk membangun jalan tol, Batam kenapa tidak dibangun jalan tol, padahal itu bagus untuk mobilisasi barang dan peningkatan jasa,” ujar warga tersebut.
Dengan senyum khasnya, Rudi mulai menjawab dengan penuh ketenangan.
“Dulu saya sudah berfikir seperti itu. Bahkan sudah bawa investornya untuk mengukur dan menghitung semua biayanya,” ujar Walikota yang sekaligus Kepala BP Batam Ex-Officio non aktif ini.
Dari Batuampar, masuk ke Bengkong, lalu Batamcentre, Keluar Simpang KDA dan langsung ke Bandara serta Kabil, terus balik lagi ke Mukakuning.
“Jaraknya sekitar 22 kilo meter, masalahnya mau dibangun di mana? Apakah dibuat seperti jembatan layang, di atas sepanjang jalan utama? Biayanya sangat besar,” ujar Rudi.
Biayanya Mahal
Kalau dibuat jalan sendiri, lanjutnya, tentu banyak pemukiman warga yang terkena.
“Ini juga biayanya mahal, investor tak sanggup menanggung biaya ganti utuh ke warga, mau berapa ratus tahun baru balik modal investor,” sebutnya.
Jalan tol dijelaskan Rudi merupakan jasa, setiap yang masuk dan menggunakan jalan tersebut, wajib bayar.
“Jadi, saya pikir ulang, kenapa harus memberatkan warga hanya untuk dapat menikmati jalan mulus, lebar tanpa macet,” katanya.
Tak Mau Nyusahin Masyarakat
Akhirnya, Rudi pun memanfaatkan kelebihan tanah di bahu jalan yang ada.
“Saya lebarkan saja, semua bahu jalan kita bangun, untuk pelebaran jalan dan pejalan kaki, hasilnya nikmati sendiri, seperti lewat jalan tol, tak perlu bayar,” tegasnya.
“Nagoya sudah besar, Batamcentre sudah besar, kalau tak ada covid kemarin, jalan dari Simpang Mega Mall ke Simpang lampu merah KDA pun dah dibuka dan diperlebar,” tambahnya.
Ya sebagian besar jalan-jalan utama di Batam sudah dilebarkan, masyarakat sangat menikmati hal ini, serasa berkendara di jalan tol, tapi gratis tanpa berbayar
Rudi dan Amsakar, akan meneruskan pembangunan yang masih tersisa dimasa kepemimpinannya, sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam priode pertama.(bos)











Komentar