oleh

Sekdes Limau Manis Paparkan Program Kerja Tahun 2021

NATUNA – Sekretaris Desa (Sekdes) Limau Manis, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Sarifudin mengatakan tahun 2021 akan melaksanakan beberapa Program Kerja (Proker) yang telah direncanakan. Salah satunya focus penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kata Sarifudin berdasarkan arahan dari Pemerintah Pusat, BLT DD akan berlanjut terhitung mulai dari bulan Januari sampai dengan Desember 2021. “Sesuai arahan BLT DD berlanjut sampai Desember mendatang,” terang Sarifudin menjawab koranperbatasan.com group siberindo.co diruang dinasnya, Senin, 25 Januari 2021.

Baca Juga  Bupati Natuna Minta ASN Kumpulkan Sekilo Beras Perbulan, ini Tujuannya Mandalapos.co.id, Natuna -- Bupati Natuna Wan Siswandi, melontarkan gagasan agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Natuna mengumpulkan satu kilo beras setiap bulannya. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dengan para kepala OPD, Kamis (6/10) di Kantor Bupati Natuna. Diungkapkan Wan Siswandi, gagasan tersebut muncul setelah ia melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat Natuna, di tengah kondisi ekonomi yang sedang merosot. "Saya turun ke kampung-kampung, memang betul-betul sulit masyarakat kita ini. Bagaimana kalau kita sepakat mengumpulkan sekilo beras perorang tiap bulannya, Kira-kira keberatan tidak? " tuturnya. Menurut Wan Siswandi, selain membantu masyarakat yang kesulitan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah pahala bagi orang yang membantu. "Kita anggap ini infak, sedekah atau apa nanti namanya, kita kumpulkan semua di kantor bupati, nanti setiap awal bulan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujarnya. Terkait teknis pengumpulan beras, menurut Wan Siswandi akan diserahkan ke dinas masing-masing. Setelah beras dari dinas terkumpul, selanjutnya diserahkan ke sekretariat daerah untuk kemudian didistribusikan. "Kalau kita bisa lakukan itu kan luar biasa, beras hanya Rp15 ribu, bisa lah itu," ucapnya. Menambahkan, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta beras yang nantinya akan dikumpulkan ini, dibeli dari produk lokal. " Kalau bisa beli berasnya produk beras lokal, biar menghidupkan petani lokal dan ekonomi lokal juga," pintanya. Sementara itu, Asisten III Pemkab Natuna, Tasrif, berharap kedepan selain sumbangan beras, agar pegawai di lingkungan Pemkab Natuna juga bisa berinfak tambahan, yakni uang sebesar dua ribu Rupiah setiap hari Jum'at. Ide Asisten III pun disambut baik pemimpin daerah, Wabup Natuna Rodhial menilai, dengan infak yang dikumpulkan itu nantinya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di tengah situasi mendesak dan membutuhkan pertolongan cepat.

Sarifudin menjelaskan, dari hasil musyawarah desa (musdes) yang telah dilaksanakan pada tanggal 18 Januari lalu, sebanyak 80 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Limau Manis akan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) selama 12 bulan atau satu tahun dengan nominal Rp 300 ribu/orang. “Untuk penyaluran, kita masih menunggu transfer dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Baca Juga  KPU Natuna Sosialisasikan PKPU Tentang Penataan Daerah dan Alokasi Kursi Legislatif

Disamping itu, Sarifudin menuturkan akan melakukan pembersihan sungai-sungai yang ada dilingkungan Desa Limau Manis melalui Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Adapun sungai-sungai tersebut diantaranya Sungai Limau Manis, Sungai Air Muruh, Sungai Selahang, dan Sungai Batu Buaya. “Pembersihan sungai-sungai dilakukan karena 60 persen dari kegiatan PKTD harus ke upah,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Sarifudin juga menuturkan akan melaksanakan program lainnya berupa pencegahan stunting dan peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). “Untuk program peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kami secara umum membantu pasilitas bagi guru dan siswanya. Sesuai dengan jangkauan pemerintah desa yaitu untuk Kelompok Bermain (KB),” pungkasnya.

Baca Juga  Dinas P3AP2KB Natuna Gelar Sosialisasi Pendataan Keluarga Tahun 2021

Sebagai penutup Sarifudin berharap masa pandemi Covid-19 cepat berlalu dan dana desa terus berlanjut, serta bertambahnya ADD bagi desanya.

 

Laporan : Amran

Komentar

News Feed