oleh

Puluhan Pengawas Pemilu Jalani Rapid Test Massal di RSUD Bintan

BINTAN, – – Menyusul kebijakan dari Bawaslu RI mengenai protokol kesehatan penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugas mengawal pesta demokrasi tahun 2020 yakni Pilkada serentak, 96 orang pengawas pemilu jalani rapid test massal di RSUD Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (15/7) pagi hingga siang hari ini.

Ketua Bawaslu Bintan Febriadinata menyampaikan, petugas yang jalani rapid test diantaranya komisioner Bawaslu Bintan dan staff, panwascam serta pengawas kelurahan/desa (PKD) se-Kabupaten Bintan.

Baca Juga  Jalan Santai Reuni Alumni SMAN 2 Tanjungpinang Bertabur Doorprize

“Secara keseluruhan belum dapat hasilnya, tapi dari beberapa kecamatan yang sudah selesai hasilnya Alhamdulillah non reaktif,” ujar Febri.

Ia menyebutkan, total yang ikut rapid test massal berjumlah 96 orang terdiri dari 15 orang dari Bawaslu Bintan, 30 orang dari jajaran panwascam serta 51 orang PKD se-Bintan.

“Yang hari ini melaksanakan rapid test berjumlah 88 orang, sementara untuk PKD di Tambelan itu dilaksanakan di Puskesmas Tambelan,” timpalnya.

Baca Juga  Ketua Fraksi PKS DPRD Kepri: Pemerintah Harus Meninjau Kenaikan Harga BBM

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama Isnaeni mengungkapkan, secara keseluruhan hasil rapid test untuk jajaran Bawaslu Bintan belum diterimanya.

Namun, untuk rapid test lanjutan bagi petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) sudah selesai. “Alhamdulillah aman,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 4 orang PPDP dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test massal yang digelar KPU Bintan sejak Rabu (14/7) kemarin.

Baca Juga  Heboh! Gajah Mina Muncul di Laut Natuna

Keempat PPDP tersebut langsung diganti dengan yang baru. (radarsatu.com)

Komentar

News Feed