oleh

Jaringan Telekomunikasi di Jemaja Sedang Dikerjakan, Desember Bisa Dioperasikan

ANAMBAS,- – 20 (Dua puluh) pekerja dari pulau Jawa diterjunkan untuk mengerjakan jaringan telekomunikasi kabel bawah tanah (piberoptik) di Kecamatan Jemaja dengan target pekerjaan dua bulan untuk diselesaikan.

Pengawas pekerjaan lapangan, Wahidin mengatakan sudah empat hari dimulainya pekerjaan penggalian tanah sekaligus penanam pipa untuk di tanam kabel Piberoptik nantinya.

“Pekerjaan berjalan empat hari saat ini, dua bulan target pemasangan jaringan harus selesai,” sebut Wahidin saat di temui awak media ini.

Baca Juga  Isdianto: Saya Akan Tetap Berada Di tengah Masyarakat

Selain itu, Wahidin mengatakan pekerja di datangkan dari pulau Jawa tahap awal 20 pekerja yang diturunkan semua pekerja sudah dilakukan rapid tes dengan hasil negatif.

“Kita sebanyak 20 orang sudah dilakukan rapid tes Alhamdulillah hasil negatif, pekerja dari jawa,” terang Wahidin.

Ditambahkannya, dari dua puluh pekerja saat ini dalam waktu dekat perusahaan juga akan menurunkan sepuluh pekerja lagi untuk mempercepat pekerjaan yang dilakukan.

Baca Juga  HMR Bersiap Sampaikan Visi Misi di Depan Wakil Rakyat

Secara terpisah, Kepala PT Telkom cabang Tarempa, Edwar menyebut pelaksanaan pekerjaan sampai akhir bulan Desember sudah bisa dioperasikan.

“Akhir Desember target jaringan sudah bisa dioperasikan,” ujar Edwar saat di hubungi via seluler, Senin (13/7/2020) lalu.

Sebelumnya, kata Edwar Telkom di Tarempa sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah Kabupeten Kepulauan Anambas terkait pelaksanaan pekerjaan pemasangan kabel optik bawah tanah di Kecamatan Jemaja.

Baca Juga  Panen Perdana, Banyak yang Ingin Borong Sorgum di Kebun Raja Ariza

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pemkab Anambas terkait pekerjaan di Jemaja melalui Dinas Kominfotik, Dinas Pekerjaan Umum ( PUPR), Dinas Perhubungan,” pungkasnya.

Disamping itu, Edwar menambahkan pekerjaan pemasangan kabel optik bawah tanah nantinya dari Padang Melang Kelurahan letung hingga Desa Kuala Maras.

Oleh sebab itu, Edwar menghimbau kepada pelaksana pekerjaan di lapangan harus memenuhi protokol Kesehatan serta diwajibkan lakukan rapid tes. (Hariyadi/radarsatu.com)

Komentar

News Feed