TANJUNGPINANG – Koordinator Komunitas mahasiswa peduli Pilkada (Kompelita) Zulkarnain berharap debat publik Pilkada tidak banyak muatan iklan karena masyarakat lebih banyak menanti gagasan paslon.
“Masyarakat mau melihat paslon dan mendengar gagasannya bukan iklan, jadi berpijak dari Pilpres dan debat-debat selama ini KPU lebih memperbanyak iklan, minimalisir iklan itu lebih baik,” kata Zulkarnain.
Dia berharap juga agenda debat publik Pilkada tidak di setting kaku dan santai.
“Pertanyaan-pertanyaan harus didesain seoperasional mungkin tidak boleh terlalu konseptual, persoalan publik terkait semua topik harus diangkat sehingga ini bisa merayu masyarakat nanti untuk menggunakan hak pilihnya karena ada harapan dari gagasan operasional Paslon,” kata Zul mahasiswa tingkat akhir UMRAH ini kepada wartawan.











Komentar