oleh

Banjir Rob, Anak Ikan Banyak Terjebak dalam Rumah Warga

ANAMBAS – Satu unit rumah milik warga Desa Nyamuk Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tenggelam akibat pasang air laut tinggi (Banjir rob), Sabtu (24/10) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Bahkan, banyak anak ikan seperti ikan seriding yang terperangkap dalam rumah warga saat air laut kembali surut.

Seperti diberitakan luarbiasa.id grub siberindo.co, Aprianto selaku pemilik rumah mengatakan, dirinya bersama keluarga sedang tertidur pulas dan terbangun saat air laut sudah mengenangi bagian dalam rumahnya. Bahkan banyak anak ikan yang teperangkap dalam rumah.

“Terbangun dari tidur kami sekeluarga ketika air laut sudah mengenangi rumah kami. Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari kejadiannya selama dua jam berlangsung,” ungkap Aprianto.

Sejak tiga hari yang lalu hingga saat ini, pasang air laut masih terjadi pada malam hari. Hal ini terjadi tanpa dugaan, dan bahkan hampir lima tahun sudah tidak pernah pasang air laut mencapai lantai rumah warga.

Baca Juga  Kecamatan Singkep Gelar Pembagian Masker Serentak

“Sudah hampir lima tahun tidak pernah lagi pasang air laut ketika musim utara meninggi seperti saat ini. Perabot rumah milik kami habis digenangi air,” ucap dia.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa bukan rumah miliknya saja yang mengalami hal ini, tidak menutup kemungkinan rumah warga lainnya mengalami hal yang sama.

“Beruntung tidak ada gelombang saat itu. Korban jiwa tidak ada, hanya kerugian materi saja yang saya alami,” sebutnya.

Baca Juga  Karyawan PT Philips dan PT Infineon Kota Batam Mendominasi Positif Corona Covid-19

Ia berharap kepada Pemkab Kepulauan Anambas agar dapat membantu keluarganya dalam mengahadapi musibah pasang air laut.

“Tentu saya berharap bantuan dari pihak manapun, yang ingin membantu,” tutup dia. (ign)

Komentar

News Feed