oleh

Karimun Tambah Lagi 8 Pasien Covid-19, Enam Pasien Terpaksa Karantina Mandiri

Karimun, Lendoot.com – Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Karimun bertambah 8 kasus pertanggal 21 Oktober 2020. Penambahan itu menjadikan kasus positif aktif di Karimun menjadi 45 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, penambahan kasus baru tersebut diterima pihaknya setelah Balai Teknis Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam merilis hasil pemeriksaan swab terbaru yang telah dikirimkan.

“Tadi malam kita menerima hasil baru dari swab yang kita kirimkan. Hasilnya ada 8 pasien baru terkonfirmasi,” kata Rachmadi kepada Lendoot.com, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga  CPNS Dapat Ajukan Sanggahan Hingga 3 November 2020

Rachmadi menjelaskan, delapan pasien baru itu tersebar di sejumlah kelurahan di Karimun, antara lain di Kelurahan Sei Raya 2 orang, Kelurahan Tanjungbalai 2 orang, Kelurahan Teluk Uma 1 orang, Kelurahan Sei Pasir 1 Baran Timur 1, dan Kelurahan Darussalam 1 orang.

“Saat ini kita masih melakukan traking terhadap 8 pasien ini, mereka terpapar dari mana dan siapa saja kontak eratnya,” katanya.

Baca Juga  HBA ke-63, Kejari Karimun Bagikan 63 Paket Sembako kepada Pelaku UMKM

Rachmadi mengaku, saat ini pihaknya kekurangan ruangan isolasi untuk merawat pasien baru positif. Dimana, 6 dari 8 pasien baru tersebut, terpaksa harus jalani Isolasi mandiri dirumah masing-masing.

“Di Puskesmas Meral sekarang ada 2 pasien positif dirawat disana, 2 Pasien Positif di RSBT dan 29 di RSUD Muhammad Sani dan 12 di RSKI Galang. Untuk di RSKI Galang sekarang penuh, jadi tidak bisa dikirim kesana,” katanya.

Baca Juga  Polres Karimun Gagalkan Pengiriman 12 Pekerja Migran Indonesia ke Malaysia lewat Jalur Tikus

Rachmadi mengatakan, saat pihaknya tengah mencari solusi baru untuk menangani 6 pasien positif tersebut. Salah satunya dengan memaksimalkan ruangan di RSUD Muhammad Sani.

“Kita sudah tanya dengan pak dirut RSUD untuk menambah satu lantai lagi untuk menampung pasien. Akan tetapi, dengan pertimbangan masih banyaknya pasien penyakit lain yang harus ditangani,” katanya. (rko)

Komentar

News Feed