KEPRI – Keberagaman masyarakat Kepulauan Riau menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam Dialog Kebangsaan yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepulauan Riau di PIH Hotel Batam, Minggu (30/8/2026).
Mengangkat tema “Bersatu dalam Kebaikan, Harmoni dalam Keberagaman”, kegiatan tersebut menghadirkan KH Dr Ali Akhmadi, Lc, MA sebagai narasumber. Dialog ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus mengajak masyarakat memahami pentingnya menjaga kerukunan di tengah perbedaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW PKS Kepri Suryani, S.E., M.I.Kom serta Ketua Bidang Pelayanan Umat dan Kerukunan Beragama (BPUKB) PKS Kepri H. Bahktiar, Lc, MA.
Bahktiar mengatakan perbedaan yang ada di tengah masyarakat seharusnya tidak membuat satu kelompok menjauh dari kelompok lainnya. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan yang membuat masyarakat saling melengkapi.
Menurutnya, persatuan tidak hadir dengan sendirinya. Persatuan harus terus dirawat melalui kebaikan, komunikasi, dialog, sikap saling menghormati serta kemauan untuk memahami sudut pandang yang berbeda.
Ia juga mengingatkan bahwa kerukunan harus diwujudkan dalam kehidupan nyata, bukan sekadar disampaikan sebagai sebuah slogan.
Bahktiar menilai dialog yang sehat dapat menjadi jalan untuk membangun saling pengertian. Melalui dialog, masyarakat dapat bersama-sama mencari solusi dan menghadirkan kemaslahatan tanpa menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah.
Suku, agama, budaya maupun pilihan politik, menurutnya, merupakan bagian dari keberagaman masyarakat yang harus dikelola dengan sikap saling menghargai.
Pesan tersebut kembali ditegaskan melalui tema “Bersatu dalam Kebaikan, Harmoni dalam Keberagaman”. PKS Kepri berharap semangat tersebut dapat memperkuat kebersamaan dan menciptakan kehidupan masyarakat Kepulauan Riau yang semakin harmonis.
Keberagaman yang ada di Kepri dinilai bukan sebagai penghalang, melainkan modal sosial yang dapat memperkuat kehidupan bermasyarakat yang rukun dan saling menghormati.










