oleh

Keluh Kesah Pedagang Rujak Legend Jalan Suka Berenang di Masa Pandemi

TANJUNGPINANG – Masa Pandemic Covid-19 masih menghantui seluruh warga Indonesia termasuk di Kota Tanjungpinang.

Dampak dari virus ini sangat berpengaruh pada tatanan hidup bermasyarakat bahkan bernegara. Demikian juga dengan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menjajakan usahanya secara konvensional. Salah satunya pedagang rujak yang berjualan di Jalan Suka Berenang depan Swalayan Bintan 21.

Meski pembeli sepi, Misom (59) terus berusaha bertahan berjualan. Waktu berdagangnya antara pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB.

“Saya jualan dari jam satu siang mbak sampai jam enam sore. Sekarang sudah sepi pembeli. Tidak seperti dulu sebelum adanya Covid-19,” keluhnya.

Pendapatan yang ia dapat kini semakin sedikit. Biasanya ia bisa menghasilkan antara Rp.500.000 hingga Rp800.000 perhari. namun, kini penghasilannya hanya antara Rp200.000 hingga Rp.500.000. “hasilnya hanya cukup untuk makan dan membeli modal buah-buahan untuk jualaan rujak lagi,” ceritanya.

Baca Juga  Jurkam Rahma-Rizha Sosialisakan Program Kerja Gampang, Sehat Mudah dan Pangan Murah dari Rumah ke Rumah

Misom awalnya menduga, masa pandemi ini penjualan rujak akan laris manis, karena masyarakat harus makan buah yang cukup untuk menjaga stamina. Namun dugaannya meleset. Apalagi menurutnya, pemerintah banyak mengintruksikan selain menerapkan protokol kesehatan juga mesti mengkonsumsi makanan yang sehat termasuk mengkonsumsi buah-buahan yang cukup.

“Walau penghasilan kecil, kita mesti terus bersyukur. Semua ada hikmahnya,” ungkapnya.(cr11)

Komentar

News Feed