oleh

APBD Karimun 2024 Diproyeksikan Sebesar Rp1,42 Triliun

Karimun – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun 2024 diproyeksikan sebesar Rp1,42 triliun.

Target APBD 2024 sebesar Rp1.420.962.453.254 terungkap dalam pidato pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Karimun 2024 yang disampaikan Bupati Aunur Rafiq dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Karimun, Rabu (13/9/2023).

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD M Yusuf Sirat, Bupati Aunur Rafiq memaparkan postur APBD 2024 yang terdiri atas pendapatan daerah, belanja daerah, defisit dan pembiayaan.

Baca Juga  Seorang Nelayan di Karimun tewas disambar petir

Untuk pendapatan daerah pada tahun anggaran 2024, kata dia, diproyeksikan sebesar Rp1.391.962.453.254.

“Mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan target pendapatan sebagaimana yang tertuang dalam Rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2024 sebesar Rp1.274.962.453.254,” jelasnya.

Sedangkan belanja daerah pada 2024 ditargetkan sebesar Rp1.420.962.453.254, juga mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan target belanja yang tertuang dalam Rancangan KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2024 sebesar Rp1.303.962.453.254.

Baca Juga  TNI Ikut Padamkan Api Kebakaran Lahan Kosong

Sementara, defisit dan pembiayaan, jika melihat struktur pendapatan dan belanja tersebut maka terdapat selisih defisit sebesar Rp27.500.000.000.

Untuk menutupi defisit itu, menurut bupati, akan diambil dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp29.000.000.000 yang seluruhnya bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun sebelumnya.

Sisa dari pembiayaan penerimaan setelah digunakan untuk menutupi defisit, yakni sebesar Rp1.500.000.000 akan digunakan untuk pengeluaran pembiayaan yang diproyeksikan dengan jumlah yang sama, sebagai penyertaan modal kepada PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Karimun. (jurnalterkini.id)

News Feed