oleh

Proyek Pemerintah di Senggarang Merengut Nyawa

Pihak Keluarga Mendiang Doni Kurniawan Masih Menunggu Proses Penyelidikan

TANJUNGPINANG – Perbaikan jalan raya yang dikerjakan oleh PT PBIP di Jalan Datuk Pakau, Tanjungsebauk, Senggarang, Tanjungpinang masih menjadi perbincangan warga Tanjungpinang. Warga menduga adanya kelalaian dalam metode keselamatan. Akibat tidak ada tanda peringatan proyek, Lubang menganga di proyek jalan itu mengakibatkan hilangnya nyawa pengendara sepeda motor pada Kamis 25 Agustus 2022 lalu. Korbannya seorang remaja laki-laki Doni Kurniawan. Hingga kini pihak Kepolisian belum menentukan tersangka dari akibat kejadian tersebut.

Kasatlantas Polresta Tanjungpinang AKP I Made Putra Hari Suargana melalui Kanit Laka Lantas AKP Syaiful Amri mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan hingga saat ini belum bisa menetapkan tersangka dari kejadian tersebut. Meski sejumlah warga menyebut tidak ada plang pemberitahuan ada perbaikan jalan, namun pihak kepolisian menyebutkan sudah ada rambu yang dipasang.

Baca Juga  Pendukung Ustad Abdul Somad Demo di Jakarta dan medan

“Saat kejadian itu, kami melakukan olah TKP dan sekarang kita masih mendalami penyelidikan. Untuk saat ini korban diduga melanggar rambu-rambu yang sudah dipasang oleh pihak proyek,” katanya Senin (29/08/2022).

Selanjutnya Kanit Laka Lantas AKP Syaiful Amri menambahkan, rambu-rambu yang digunakan dan didokumen itu memang berbeda. Pihak kepolisian juga menyebutkan perusahaan yang mengerjakan proyek sudah menerapkan metode keselamatan.

“Adanya rambu-rambu yang dipasang, walaupun hanya sebatas lampu kecil. Jika benar dugaan kelalaian itu ada, maka pihak proyek akan dikenakan hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara,” pungkasnya

Baca Juga  Bawaslu Kota Tanjungpinang Siapkan Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang, Rodi Yantari saat dikonfirmasi mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami berharap dapat diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya. (len)

News Feed