oleh

Warga Tanjungpinang Diminta Tidak Membuka Membersihkan Lahan Dengan Membakar

TANJUNGPINANG – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kadis DPKP) Kota Tanjungpinang, himbau masyarakat membuka lahan atau memebersihkan lahan tidak melakukanya dengan cara membakar.

Himbauan tersebut disampaikan Kadis DKPP Hantoni terkait dengan telah terjadinya empat titik kebakaran dalam satu hari di Kota Tanjungpinang, Senin 8 Februari 2021. Tiga diantaranya adalah kebakaran lahan dan satu kendaraan bermotor.

Kata Hantoni, berdasarkan kondisi di tempat kebakaran dapat diduga kebakaran terjadi karena ada unsur kesengajaan. “Kita melihat di situ, ada macam orang buka lahan, kita menduga seperti itu, setelah kita di TKP dan melihat kondisi,” ujarnya.

Baca Juga  Penipuan Seleksi Penerimaan IPDN, Kasat Reskrim: Korban Bayar Rp300 Juta

Adapun lokasi lahan yang terbakar di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Kota, dengan objek lahan milik PT Mahkota, lahan milik Pemko di depan SMA Negeri 6, dan di Sei Timun.

Pada waktu yang hampir bersamaan juga terjadi kebakaran sepeda motor di Perumahan Bukit Raya milik warga disebabkan oleh selang kendaraan lepas dan menimbulkan percikan api, sedangkan kerugian ditaksir sekitar Rp8 jutaan.

Baca Juga  Refleksi Hari Pahlawan dan Kampanye Pilkada Sehat, Bawaslu Kota Tanjungpinang bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat

Sebagai Kadis DPKP Tanjungpinang, Hantoni menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan cuaca ekstrim. Jika terjadi kebakaran segera menghubungi pihanya.

“Insya Allah dengan kondisi sekarang, meski empat kebakaran masih bisa kita tangani, untuk khusus sarana dan prasarana kita mobil damkar ada 4, jika kondisi kebakaran sangat mengkhawatirkan armada akan kita turunkan sekaligus,” terangnya.

Baca Juga  Bawaslu Diminta Transparan dan Publikasikan Pelanggaran Seluruh Paslon di Pilkada Kepri

Menurutnya, Damkar Kota Tanjungpinang saat ini telah menempatkan beberapa pos diantaranya, di Suka Berenang, Dompak, dan di Bincen. Kedepan juga akan ditempatkan 1 Pos lagi di Senggarang. (KP).

Laporan : Amran

Komentar

News Feed