KARIMUN – Anggota DPRD Karimun Zai Zulfirkar alias Boi meminta Dinas PUPR Karimun, agar membenahi persoalan drainase di pemukiman padat penduduk untuk mengantisipasi banjir.
”Saat ini Karimun sedang masuk musim hujan, dikhawatirkan jika drainase tidak dibenahi akan berdampak banjirnya pemukiman. Seperti di wilayah Sei Lakam,” kata Boi pada Tanjungpinang Pos, Senin (13/7).
Disayangkan, ada pengerjaan dari Dinas PUPR Provinsi Kepri tetapi tidak disejalankan dengan Dinas PUPR Kabupaten Karimun.
Jika hanya sebagian dikerjakan, hasilnya akan sia-sia karena malah menambah genangan air saat curah hujan tinggi.
Saat turun melihat lokasi rawan banjir, ada beberapa orang staf PUPR Karimun yang akan mencatat dan mencari solusi untuk mengatasi keluhan masyarakat sekitar.
”Wajar warga risau, karena pada bagian depan dikerjakan sementara pada bagian atas tidak. Jika tidak dikerjakan bersamaan malah menambah masalah baru. Genangan air dikhawatirkan bisa menjadi sumber penyakit,” sebutnya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas PUPR Karimun Zulfan mengaku telah dapat laporan dari staf yang telah turun.
Akan diupayakan secepatnya, sehingga keluhan warga dapat diatasi tetapi tidak dapat dilakukan secepatnya.
Mengingat, kondisi anggaran saat ini tetapi bukan berarti diabaikan tetapi menjadi perhatian ke depannya.
”PUPR Karimun telah memiliki data terkait pemukiman padat penduduk yang rawan banjir. Terkait langkah apa yang harus dilakukan, sehingga air bisa mengalir lancar sampai ke laut,” tutup Zulfan. (yon/tanjungpinangpos.id)











Komentar