oleh

Basarnas Gelar Sosialisasi Sistem Deteksi Dini Kecelakaan di Batam

BATAMCLICK.COM, Batam – Direktorat Sistem Komunikasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melakukan sosialisasi sistem deteksi dini di Ballroom Bizz Hotel, Nogoya, Kota Batam, Selasa (17/11/2020).

Menurut Kepala kantor pencarian dan pertolongan Tanjungpinang Mu’min, Sosialisasi sistem deteksi dini ini bertujuan untuk meregistrasi sinyal Pandu atau rambu (Beacon).

Beacon, kata dia, merupakan Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) pada kapal laut dan Emergency Locator Transmitter (ELT) terdapat pada pesawat terbang serta Personal Locator Beacon (PLB) terdapat pada perorangan.

Baca Juga  Potensi Besar Wakaf Produktif untuk Indonesia Maju dan Sejahtera

“Alat ini nantinya diharapkan dapat memudahkan petugas dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan jika suatu saat alat tersebut memancarkan sinyal marabahaya,” kata Mu’min melalui siaran pers yang diterima BATAMCLICK.COM, Rabu (18/11/2020).

Masih kata Mu’min, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang secara geografis yang berbatasan dengan alur laut kepulauan (ALKI I), Hal tersebut, katanya lagi, menyebabkan pentingnya pendeteksian secara dini, sehingga informasi kejadian kecelakaan dapat secara cepat diketahui.

Baca Juga  Kewenangan Laut Diambil Alih, Ketua LSM Formis: UU 23 Penghalang Kemajuan Daerah  

Selain itu, Mu’min juga berharap pentingnya peran seluruh stakeholder agar alat pendeteksi dini ini dapat berguna pada saat datangnya marabahaya.

“Perusahaan Pelayaran, Penerbangan dan Perorangan harus paham betul dalam penggunaan EPIRB, ELT dan PLB,” tambahnya.

Terlebih EPIRB, lanjutnya, sering dijumpai sinyal darurat terpancar dari kapal laut. Akan tetapi, sambungnya, setelah dilakukan pengecekan posisi EPIRB, ternyata terpancar dari daratan. Karena posisi kapal sedang bersandar untuk perbaikan.

Baca Juga  Promosi Wisata Alam, Bupati Sergai dan SMSI Arum Jeram Bersama

Sumber: BATAMTODAY

Komentar

News Feed