oleh

KepriBatamHead Line Kepala Daerah tak Anggarkan Pengadaan PCR, Jangan Harap APBD 2021 Diteken

BATAMCLICK.COM: PJs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin miris ketika mengetahui tak ada satu pun daerah di Kepri ini, termasuk Pemprov Kepri, yang memiliki alat PCR.

Padahal angka covid 19 terus bertambah dengan cepat, begitu juga dengan angka kematian yang disebabkan oleh covid 19.

“Heran saya, ini pemimpinnya bisa memimpin tidak? Alat PCR saja tak punya, padahal jumlah yang sakit sudah ribuan,” ungkap Bahtiar saat silaturahmi dengan para Pemimpin Media di Kepri, Jumat (6/11/2020) petang.

Baca Juga  Kartu Kendali Gas 3 Kg Bikin Pengelola Pangkalan Was-Was

Dikatakan Bahtiar, pemimpin daerah harus cepat tanggap dan bisa mengambil keputusan yang tepat, dalam masa pandemi covid 19 ini.

“Pantas saja bertambah terus  pasien positif covidnya, nunggu hasil pemeriksaan swab aja bisa lebih dari 3 hari, sudah keburu menularkan kemana-mana itu yang positif, baru ketahuan kalau dia positif,” ujarnya dengan suara lantang.

Bahtiar mengancam tidak akan meneken APBD kabupaten kota termasuk provinsi, kalau pada anggaran APBD 2021 tidak memasukkan anggaran pengadaan PCR.

Baca Juga  Gerak Cepat KSAD Jenderal Dudung Tangani Kasus di Papua

“Sayakan masih Dirjen Mendagri, itu APBD butuh pengesahaan saya, teken saya, kalau saya lihat tak ada pengadaan PCR, mohon maaf tidak bakalan saya teken,” katanya.

Bahtiar mengapresiasi pemerintah dan instansi terkait serta warga Anambas, Natuna serta Lingga yang sampai saat ini masih bisa dikatakan zona hijau.

“Tapi ingat, selagi daerah itu ada pelabuhan, daerah itu ada bandar, ada proses kedatangan dan keberangkatan orang, maka daerah itu juga tak akan luput dari ancaman covid 19. Untuk itu, harus dipersiapkan dari sekarang, jangan tunggu terjadi dulu, nanti semakin repot, karena transportasi ke daerah itu cukup sulit dan memakan waktu,” sebutnya.

Baca Juga  Kesembuhan Covid-19 di Kepri Capai 78 Persen

Jadi kalau menurut Bahtiar, jangan ada daerah di Kepri ini yang Pemdanya tidak memiliki alat PCR sendiri.

“Kalau banyak PCR makin bagus, semakin cepat kita menditeksi covid 19, sehingga dapat kota cegah sedini mungkin,” tutupnya.

Komentar

News Feed