oleh

PAD Batam Terjun Bebas

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menginstruksikan jajarannya untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2020. Karena PAD Batam saat ini terjun bebas dan hingga Juni 2020, PAD Batam baru terkumpul 27 persen dari target yang sudah ditetapkan.

BATAM – Amsakar Achmad mengakui, Selasa (28/7) di Batam, jika ada gangguan pendapatan dampak dari Covid-19. Namun diminta agar aparatur pemerintah Batam, mengambil langkah cepat agar di sisa waktu yang ada bisa dimaksimalkan.

”Sektor pajak dan retribusi sangat terdampak akibat Covid-19. Data terakhir Juni 2020, PAD Batam hanya terkumpul 27 persen,” ujar Amsakar.

Di sisa waktu yang ada, Amsakar menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil untuk menjemput bola agar pajak maupun retribusi bisa terkumpul maksimal. Ia menilai, di masa pandemi ini, sejumlah sektor mulai pulih.

”Sejumlah kunjungan dari luar daerah mulai terlihat, semoga sektor hotel, restoran dan sebagainya menggeliat lagi,” kata dia.

Baca Juga  PAN Batam Ikut Usung Rudi-Amsakar di Pilwako

Selain memaksimalkan PAD, pihaknya juga melakukan efisiensi anggaran sebagai langka penghematan. Salah satunya dengan cara membatasi kunjungan ke luar kota, dan meminimalisir belanja yang tidak penting.

”Kita harus lakukan ini untuk menjaga dan bertahan di masa pandemi,” ujarnya.

Ia berharap, usai melalui wabah ini, semua sektor bisa normal kembali dan di 2021, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa normal sedia kala dengan diiringi suksesnya penanganan Covid-19.

Baca Juga  Marlin Berharap, dari Bengkong Bermunculan Para Penghafal Quran

”Alhamdulillah sejauh ini penanganan Covid-19 sudah sangat baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan, dalam mengumpulkan PAD, sejumlah upaya sudah dijalankan dengan harapan bisa maksimal hingga akhir tahun ini.

”Salah satu terobosan kita yang dilakukan dengan menjemput bola khususnya PBB-P2 hingga ke perumahan-perumahan,” ujarnya. (mbb/tanjungpinangpos.id)

Komentar

News Feed