Mahasiswa UMRAH Kukerta di Bintan
Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang turut membantu pemerintah daerah menyalurkan bantuan sembako di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang saat menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN).
BINTAN – PENYERAHAN bantuan sembako itu dilakukan, Sabtu (25/7). Secara simbolis, pembagian sembako dilakukan oleh Bupati Bintan, Apri Sujadi dihadiri oleh Kepala Desa Teluk Bakau, warga kurang mampu, seluruh ketua RT/RW di Desa Teluk Bakau.
Mahasiswa KKN Desa Teluk Bakau juga berpartisipasi dalam penyambutan Bupati Bintan dan rombongan pada kegiatan sosial itu. Dalam acara penyambutan, mahasiswa juga tetap mengikuti protokol kesehatan yang mana sudah disampaikan oleh Satgas Covid-19.
Selain itu, mahasiswa juga berperan mengedukasi masyarakat tentang bahaya Korona dan penyebarannya kepada masyarakat saat Kukerta tersebut.
Salah satu tugas mereka selama KKN ini adalah ikut memutus penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat dengan melakukan sosialisasi protokol kesehatan.
Bupati Bintan, Apri Sujadi beserta rombongan mendatangi Desa Teluk Bakau menaiki vespa disambut oleh mahasiswa KKN beserta aparatur dan masyarakat Desa Teluk Bakau.
”Pembagian sembako bukan dari dana APBD, tetapi ini adalah dari kami pihak Bupati Bintan setiap bulan mengumpulkan sedikit demi sedikit beras. Alhamdulillah sekarang kami bisa membagikan sembako kepada warga di Desa Teluk Bakau,” ujar Apri Sujadi.
Rombongan mahasiswa KKN UMRAH di Desa Teluk Bakau merasa senang, karena desa dan Pemerintah Bintan menyambut baik dan mengundang mereka untuk ikut serta ke dalam acara itu.
”Kami harap dengan adanya pengabdian masyarakat melalui kegiatan KKN ini, silaturahmi kami dengan masyarakat menjadi lebih dekat,” ujar Putri, saah satu mahasiswi
Dengan adanya kegiatan pembagian sembako tersebut, menunjukkan bentuk peduli pemerintah terhadap para lansia dan orang yang membutuhkan.
”Jadi kegiatan tersebut sangat memiliki banyak dampak positif. Bupati juga bisa dekat dengan masyarakat Desa Teluk Bakau tersebut,” sebut Putri.
Ia bersama rekan-rekannya berharap, saat pandemi sekarang agar warga Desa Teluk Bakau terus diperhatikan oleh Pemda setempat. Bantuan itu sangat tepat karena ekonomi masyarakat yang sulit saat ini.
UMRAH Tanjungpinang tetap mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid-19 ini. Tahun ini, mereka mengedukasi masyarakat tentang virus Korona atau Covid-19.
Peserta KKN hanya tersebar di 30 desa/kelurahan di Kabupaten Bintan. Untuk Kota Tanjungpinang, peserta KKN UMRAH disupervisi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Saat ini, UMRAH Tanjungpinang memiliki lima fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.(adl/tanjungpinangpos.id)









Komentar