oleh

Kericuhan Warnai Sebuah Pertandingan Sepakbola di Karimun

Karimun – Kericuhan mewarnai sebuah pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) Kandis Cup 2023 di Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (26/9/2023).

Video kericuhan bahkan dengan cepat beredar di media sosial, terlihat suporter masuk ke tengah lapangan dan mengejar serta memukul pemain.

Melihat kondisi yang semakin ricuh, pihak kepolisian terlihat melepaskan tembakan peringatan untuk mendesak suporter ke luar lapangan.

Baca Juga  Polres Karimun Rebus 2,1 Kg Sabu dan 386 Butir Pil Ekstasi

Kapolsek Buru, Iptu Junaidi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pertandingan yang ricuh itu diketahui antara tim Salwa Cafe vs IPTED.

Kapolsek mengatakan, keributan bermula karena salah satu pemain Salwa Cafe terjatuh dan pemain IPTED mendapatkan sanksi dari wasit.

“Suporter yang merasa tidak terima lalu masuk ke lapangan dan mengejar pemain lawan dan wasit,” kata Kapolsek, Rabu (27/9/2023).

Baca Juga  Hitungan Sehari, Karimun Catat 11 Kasus Positif COVID-19

Kapolsek mengatakan, sejumlah pemain Salwa Cafe mengalami luka-luka hingga robek di bagian kepala karena kericuhan tersebut.

“Ada pemain yang alami luka di kepala akibat terkena lemparan batu dari supporter,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan segera mempertemukan kedua tim untuk membuat kesepakatan damai serta memanggil pihak penyelenggara pertandingan.

“Nanti kita panggil keduanya biar damai dan pihak panitia agar kedepan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.

Baca Juga  Kapolres Karimun Imbau Jajaran Jiwai Semangat Hari Kebangkitan Nasional

Mengenai pertandingan selanjutnya, Kapolsek mengaku akan meminta pertandingan dilakukan di lapangan lain atau lokasi yang netral.

“Pertandingan dicari lokasi netral atau tidak di pulau Buru lagi untuk menghindari hal serupa terjadi kembali, ini sesuai instruksi dari bapak Kapolres Karimun,” ucap Kapolsek. (jurnalterkini.id)

News Feed