Karimun, JurnalTerkini.id – Tumpukan sampah pada sejumlah titik di tepi jalanan dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) selama beberapa hari terakhir, akhirnya diangkut oleh petugas kebersihan Pemkab Karimun, sejak Senin (24/10/2021).
“Sampah yang menumpuk selama beberapa hari terakhir sudah diangkut oleh petugas kita, sejak Senin kemarin,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Sugianto, Rabu (27/10/2021).
Sejak tanggal 22 Oktober kemarin, petugas kebersihan tidak mengangkut sampah, sehingga mengakibatkan menumpuknya sampah atau limbah rumah tangga di sejumlah titik di Pulau Karimun Besar.
Namun, ia menjelaskan bahwa hal tersebut bukan tindakan yang disengaja, melainkan dipicu oleh tiga faktor. Faktor pertama, kata dia, karena adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional truk pengangkut sampah.
Lalu faktor kedua adalah rusaknya dua alat berat untuk mengurai sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sememal, Kecamatan Meral Barat, dan adanya keterlambatan gaji para petugas kebersihan, namun hal tersebut tidak membuat petugas kebersihan mogok bekerja.
“Petugas kita tidak ada yang mogok, keterlambatan gaji tersebut terjadi karena sedang berproses di APBD-Perubahan dan sudah kita sampaikan kepada semua petugas. Insya Allah, dalam waktu dekat sudah selesai,” katanya.
Terakhir, Sugianto menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan akibat tumpukan sampah tersebut.
Ia berjanji permasalahan tumpukkan sampah tersebut akan segera terselesaikan dalam 1-2 hari.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan karena terjadinya tumpukan sampah ini, kita akan berupaya agar hal serupa tidak terjadi dan patut kami sampaikan juga bahwa pemerintah tidak akan mengabaikan para petugas yang notabene merupakan pahlawan Adipura bagi Kabupaten Karimun,” ucapnya. (YRA)










