BATAM – Presiden RI Joko Widodo akan ke Provinsi Kepulauan Riau pada Selasa (28/9). Salah satu agendanya penanaman Pohon Manggrove di Kelurahan Setokok, Kota Batam. Rencana kedatangan presiden RI itu terlihat dari rapat ersiapan yang diikuti Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad yang didampingi Pj. Sekdaprov Kepri Lamidi pada Sabtu (25/9/2021).
Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono mengatakan, rapat tersebut akan menjadi acuan awal, untuk menyelesaikan dan menyiapkan keperluan Kepala Negara di lapangan saat kunjungannya ke Kepri.
Adapun rangkaian kegiatan kunjungan Kerja Presiden RI ke Kepulauan Riau dimulai dari sekitar pukul 14.20 WIB di Batam. Selanjutnya pukul 14.30 WIB menuju lokasi, yakni ke Kelurahan Setokok untuk mengikuti acara penanaman pohon mangrove dengan luas kurang lebih 15 hektar sebanyak 49.500 batang mangrove. Kegiatan ini dilakukan juga di Riau, tepatnya di Bengkalis.
Selama kunjungan Presiden, selain penanaman pohon, aturan prokes juga akan diperketat. Masyarakat yang ikut dalam kegiatan tersebut untuk dapat di Rapid Antigen untuk menjaga kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.
Selain menanam mangrove, direncanakan Presiden juga akan melepas elang laut. Sehinngga panitia diminta untuk mempersiapkan dengan sebaik-baiknya, termasuk sarung tangan yang akan melindungi presiden dari cakaran atau patukan elang laut tersebut.
Penanaman mangrove rencananya akan di mulai sekitar pukul 15.30 WIB dan selesai pada pukul 17.00 WIB. Sehingga panitia diminta memantau kondisi cuaca di wilayah Setokok pada hari tersebut.
Selanjutnya, pukul 17.00 WIB, setelah selesai kegiatan Kepala Negara langsung kembali ke Bandara Hang Nadim. Kemudian terbang kembali ke Jakarta.
Rakor ini dilakukan secara virtual. Tampak hadir pejabat lainnya Staf Ahli Gubernur Eko Sumbarjadi, Kadis Kesehatan M. Bisri, Kabiro Humprohub Hasan, Kabiro Umum Abdullah, Kasi Gakkum Dinas LHK dan Kehutanan Agus beserta ASN di lingkup Pemprov Kepri.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau beserta Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau sangat antusias atas rencana kunjungan Presiden RI dalam kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan nantinya. Sehingga perlu dilalikan rapat persiapan penyambutan. (*/arl)










