oleh

Taman Gurindam Ditutup gara-gara Covid-19

TANJUNGPINANG – Meningkatkan angka Covid-19 di Kota Tanjungpinang membuat pemerintah meningkatkan penerapan kedisiplinan dengan melakukan penutupan sementara di Taman Gurindam Tepi Laut. Taman Gurindam Tepilaut yang biasanya selalu ramai pengunjung ditutup mulai 24 Mei hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Pada 21 Mei lalu lokasi ini sudah ditutup oleh Satpol PP pada pukul 21.00 Wib. Penutupan lokasi tempat wisata ini sempat menuai kritikan masyarakat dan para pedagang di sekitar Taman Gurindam.

Menurut Kepala Bidang Ketentraman  dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepri Hendrija, penutupan sementara waktu sejak 24 Mei 2021 hingga waktu yang tidak ditentukan.

Baca Juga  Wahyu Wahyudin: Perlu Pendampingan Intensif untuk PTK Non-ASN yang Gagal Seleksi PPPK

“Namun ini semua tidak lepas daripada kunjungan Presiden beberapa waktu lalu dalam rangka peninjauan Vaksin. Kebetulan angka kasus Covid semakin meningkat. Natuna, Anambas, Bintan, Karimun, apalagi Tanjungpinang saat ini tidak ada lagi tempat penampungan karantina karena lonjakan penderita covid-19. Jadi kegiatan penutupan ini adalah upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka untuk menghentikan penyebaran Covid 19 di tempat fasilitas umum, ” jelas Hendrija.

Taman Gurindam XII ditutup karena pengunjungnya selalu padat. Sedangkan bagi pedagang kaki lima dianjurkan melakukan take away sebagaimana SE dari Walikota Tanjungpinang.

Baca Juga  Setelah Beroperasi Dua Pekan, Dapur Umum ASPC Tanjungpinang Ditutup

“Kawasan strategis selain di Taman Gurindam XII yakni Dompak, termasuk Dompak volume pengunjung lebih kecil daripada Taman Gurindam XII, satu sisi dalam masa Pandemic kondisi ekonomi kita lemah oleh karena itu boleh berjualan namun harus take away. Jangan ada meja dan kursi sesuai dengan edaran Walikota Tanjungpinang. Itu merupakan salah satu upaya agar tidak mematikan ekonomi kita, ” ungkapnya.

Untuk penjagaan Taman Gurindam XII akan diletakkan petugas permanen dalam satu regu lima orang yang stanbye setiap hari mulai pukul 16 : 00 Wib  hingga pukul 22 : 00 Wib.

Hendrija mengimbau agar masyarakat selalu mendukung kebijakan pemerintah, karena ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk menekan tingginya angka Covid-19 . “Jika semua sudah terselesaikan, insyaallah semua bisa berjalan normal kembali. Hendrija juga memohon kepada semua elemen masyarakat di masa pandemi ini untuk selalu melakukan kebiasaan mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak dan Mengurangi mobilitas dan Mengurangi kerumunan.

Baca Juga  Pelajar SMAN 4 Tanjungpinang Juarai Lomba Karya Tulis Kemerdekaan Wahyu Wahyudin

“Memang berat untuk kita mengahadapi permasalahan Covid-19 ini, karena perilaku kehidupan kita selama ini adalah bersosial , namun saya menghimbau untuk masyarakat agar tetap selalu mematuhi protokol kesehatan dan mendukung segala kebijakan pemerintah untuk menekan angka Covid-19 di Kota Tanjungpinang, ” tutupnya. (cr11)

Komentar

News Feed