oleh

14 Tim SSB di Tanjungpinang-Bintan Rebutkan Empat Tiket Liga Champion SSB

TANJUNGPINANG – 14 timn dari Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di wilayah Tanjungpinang dan Bintan mengikuti turnamen sepak Belajar Liga usia dini yang digelar di Lapangan Stadion Sulaiman Abdulah. Turnamen ini berlangsung selama empat pekan dan dibuka pada Minggu, 23 Oktober 2022.

Pembukaan pertandingan katagori usia 10 ditandai dengan tendangan pertama oleh Kadispora Kota Tanjungpinang Efendi, lalu dilanjutkan dengan pembukaan kompetisi katagori U-12 kick off-nya ditandai dengan tendangan pertama oleh Hendri selaku salah satu Exco PSSI Asprov Kepri.

Menurut Ketua Panitia penyelenggara Seviyandi Bakar, turnamen ini menggunakan sistem full kompetisi. Untuk durasi pertandingan setiap laga digelar dengan waktu 2 kali 15 menit.

Sedangkan, untuk jumlah pemain, khusus untuk katagori U-10 permainnya 8 pemain setiap timnya (8 vs 8). Sementara untuk katagori U-12 menggunakan pemain 7 orang setiap timnya (7 vs 7).

Baca Juga  Insani Siap Menang Genjot Pembekalan Saksi Mengawal Proses Pemilihan Suara di TPS Natuna

Untuk U-10 ada enam tim yang bertanding. Sedangkan untuk usia 12 ada delapan tim yang ikut berlaga.

Pertandingan selalu dimulai pukuk 07.30 dan selesai sekitar pukul 14.30 WIB.

“Sedangkan hadiah yang diperlombakan adalah berupa piala tetap untuk juara 1, 2, 3 dan 4 serta medali untuk juara 1,2 dan 3. Ada juga disediakan piala bergilir untuk juara 1. “Untuk pemain terbaik serta top skor ada juga piala. Bahkan, panitia juga menyediakan hadiah berupa piala untuk kiper terbaik,” ujar Seviyandi Bakar.

Menurut Seviyandi Bakar, turnamen sepak bola untuk pembinaan usia dini ini merupakan program SSB Bina Bintang Muda Kepri (BBM Kepri).

“Ini adalah turnamen yang kedua kali digelar BBM Kepri, setelah sempat vakum selama dua tahun karena pandemi,” katanya.

Seviyandi Bakar berkeyakinan dukungan masyarakat untuk pemngembangan sepak bola di Tanjungpinang-Bintan sangat kuat. Hal itu bisa dilihat dari ramainya penonton yang menyaksikan setiap pertandingan.

Baca Juga  Seminar PENKEK untuk Peringati HPN 2021

“Pekan depan saya yakin jumlah penonton akan lebih banyak lagi, apalagi panitia tidak memungut tiket kepada penonton yang akan menyaksikan pertandingan,” ucapnya.

Seviyandi Bakar, untuk tim yang meraih prestasi empat besar secara otomatis akan mendapatkan tiket bertanding di Liga Champion usia dini yang akan digelar di Tanjungpinang pada akhir Desember 2022 ini.

“Liga Champion usia dini akan digelar setelah Liga III Kepri selesai. Peserta Liga Champion usia dini berjumlah 16 tim dengan mengikutsertakan semua wilayah yang ada di Kepri masing-masing tiga tim dan tim undangan dari Sumut, Sumbar dan Riau serta Singapura dan Malaysia,” terang Seviyadi Bakar.

Seviyandi Bakar berharap agar pemerintah di Tanjungpinang dan Bintan serta daerah lain memberi dukungan kegiatan untuk setiap pengembangan sepakbola usia dini untuk meningkatkan kualitas sepakbola di Kepulauan Riau.

Baca Juga  Bright PLN Batam Sudah 10 Kali Lakukan Pemadaman Bergilir Selama Mei 2022

“Membangun sepakbola yang kuat itu harus diawali dengan pembinaan sepakbola di usia ini. Kami peserta tim juga berharap agar Pusat Pembinaan Latihan Provinsi (PPLP) di Kepri dibuka kembali, karena ini merupakan lembaga penghimpun pesepakbola yang berprestasi di Kepri,” harap Seviyandi Bakar.

Pemko Tanjungpinang melalui Kadispora Kota Tanjungpinang Efendi dalam sambutannya mengapresiasi turnamen yang digelar. Ia menyadari dan mengakui, jika Pemko Tanjungpinang selama ini belum banyak berbuat untuk pengembangan dunia sepakbola terutama untuk usia dini.

Menurut beberapa insan bola di Tanjungpinang, ternyata bukan hanya Pemko Tanjungpinang saja yang selama ini minim perhatiannya dalam pengembangan sepak bola. Askot PSSI Kota Tanjungpinang juga selama ini kurang memiliki program dan kegiatan untuk pengembangan sepakbola usia dini khususnya di Kota Tanjungpinang.(*/arl)

News Feed