oleh

KPU Kepri Baru Mencatat 22 Persen Coklit

Pencocokan dan penelitian dikenal dengan coklit di Provinsi Kepri baru mencapai 22 persen. Artinya, baru sekitar 311.192 jiwa yang sudah di coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di kabupaten/kota Provinsi Kepri.

TANJUNGPINANG – Sementara itu jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 1.391.845 jiwa. Jadi, masih ada 1.080.653 jiwa yang belum dicoklit oleh PPDP di kabupaten/kota Provinsi Kepri.

”Ini data yang terkumpul sejak pukul 15.00 WIB di hari Selasa ini. Alhamdulillah, sudah mencapai target kita. Mereka akan bergerak terus datanya,” kata Priyo Handoko, Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri saat konferensi pers di Hotel CK Tanjungpinang berada di Km 8 Atas Tanjungpinang, Selasa (21/7) sore.

Baca Juga  Pelabuhan Dijaga Ketat, dari Pagi Penumpang Tanjungpinang-Batam Cuma 50 Orang

Kalau dilihat per kabupaten/kota, kata Priyo Handoko, Karimun pencapaian coklit sudah mencapai 40 persen dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 183.452 jiwa. Artinya, baru 75.277 jiwa yang sudah dicoklit oleh PPDP yang ada di Karimun.

Lalu, di susul daerah Kota Tanjungpinang yang sudah mencapai coklit 52.292 jiwa atau 33 persen, dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 157.144 jiwa.

Baca Juga  Bawa 2 Kg Sabu, Dua Mahasiswa Dibekuk Polres Bintan

Kemudian, disusul lagi dua daerah, yaitu Kabupaten Natuna dan Kabupaten Bintan. Masing-masing kabupaten pencapaian coklit 30 persen.

Yang sudah dicoklit di Kabupaten Bintan mencapai 33.625 jiwa dari 111.854 jiwa berdasarkan jumlah pemilih A KWK. Sedangkan masyarakat di Kabupaten Natuna yang sudah di coklit sebanyak 16.682 jiwa dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebesar 55.307 jiwa.

Kalau pencapaian coklit di Kabupaten Kepulauan Anambas baru 29 persen atau 9.438 jiwa dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebesar 31.714 jiwa.

Pencapaian coklit di Labupaten Lingga hanya 26 persen atau 19.282 jiwa dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 72.502 jiwa.

Baca Juga  Wako Tanjungpinang Bagikan 712 Kg Beras ke 10 KK yang Rawan Gizi Buruk

Sedangkan pencapaian coklit di Kota Batam paling terendah, hanya mencapai 13 persen atau 104.596 jiwa, dari jumlah pemilih berdasarkan A KWK sebanyak 779.854 jiwa.

Data ini, lanjut dia, masih tetap bergerak terus. Karena PPDP masih coklit di daerah masing-masing. Sebab, akhir coklit yang dilakukan PPDP pada 13 Agustus 2020 nanti.

”Hasil dari coklit untuk menjadi data DPT sementara. Saya berharap, PPDP bekerja dengan baik dan akurat,” harap dia. (dri/tanjungpinangpos.id)

Komentar

News Feed