oleh

Imam Masjid, Khatib dan Bilal di Kepri Divaksin Covid-19 Sebelum Puasa

TANJUNGPINANG – Imam masjid, khatib dan bilal di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bakal disuntik vaksin Covid-19 sebelum Ramadan atau bulan puasa. Bukan hanya imam masjid, lanjut Arif, pemerintah juga memprioritaskan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada pendeta, pastor dan biksu.

“Kami berharap imam masjid, khatib dan bilal mendapatkan vaksin sebelum bulan puasa. Ini penting untuk mencegah penularan COVID-19,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, kemarin seperti dilansir dari barakata.id.

Arif mengatakan, pelaksanaan vaksinasi untuk imam masjid, khatib dan bilal di Tanjungpinang direncanakan di Masjid Raya Nur Ilahi, Pulau Dompak.

BACA JUGA : Suami Positif Covid-19, Apakah Bu Wali Kota Tanjungpinang Tertular?

Sementara di kabupaten dan kota lainnya, lokasi pelaksanaan vaksinasi bisa diusulkan pemerintah daerah setempat.

“Mudah-mudahan Tanjungpinang mendapat jatah dosis pertama untuk 300 orang imam masjid, khatib dan bilal, begitu pula Batam, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas,” ujar Arif yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri ini.

Baca Juga  Kafilah Kepri Masuk 10 Besar Nasional d STQH XXVI Malut

Arif berharap, vaksinasi kepada imam para pemuka agama ini dapat membuat aktivitas ibadah selama pandemi Covid-19 menjadi berjalan lancar.

“Yang penting diingat adalah, tetaplah menerapkan protokol kesehatan selama beribadah bersama,” katanya.

Arif berharap program vaksinasi di Kepri ini selesai pada tahun ini. Pemprov Kepri siap melaksanakan program ini secara maksimal, karena mendapat dukungan penuh seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  Gubernur Ansar Targetkan Penyakit Jantung, Stroke dan Kanker Bisa Disembuhkan di RSUD RAT

Antusiasme masyarakat Kepri juga tinggi untuk mendapatkan vaksin tersebut seiring dengan berjalannya waktu. Keyakinan masyarakat untuk divaksin setelah melihat banyak pengalaman yang baik dari orang-orang yang telah disuntik vaksin.

Menurut Arif, cepat atau lambat pelaksanaan program vaksinasi ini tergantung persediaan vaksin. Karena itu, ia berharap pengiriman vaksin dari pusat ke daerah dipercepat.

“Sampai sekarang vaksinasi masih terus berjalan. Mudah-mudahan selesai tahun ini,” pungkasnya.

******

Editor : YB Trisna

Komentar

News Feed