TANJUNGPINANG – Meski jam besuk di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tanjungpinang dihentikan karena masih situasi pandemi, namun Warga Binaan masih bisa bersilaturahmi dengan keluarganya. Keluarga warga binaan Rutan cukup berada di kamar atau di rumah saja dan tidak mesti datang ke Rutan untuk bertemu keluarganya yang sedang menjalani masa tahanan di rumah permasyarakat di Rutan Tanjungpinang. Warga binaan di Rutan tetap bisa melihat anak dan istrinya melalui saluran video call. Program ini disebut video call Rujiba.
Ada tiga monitor khusus yang disiapkan di ruang kunjungan untuk mempermudah tahanan dan narapidana bertemu keluarga secara daring.
“Inovasi ini sebagai layanan pengganti dari penghentian sementara layanan kunjungan di Rutan sebagai langkah pencegahan menyebarnya wabah virus Corona,” kata kepala Rutan kelas iTanjungpinang Eri Erawan.
Kata Eri Erawan, layanan video call gratisiniuntuk mencegah keresahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sementara waktu tidak bisa dikunjungi keluarganya. “Mereka tetap bisa berkomunikasi dan bertatap muka melalui layanan video call. Ini gratis,” kata Eri.
Saat ini, sambungnya ada imbauan dari Pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menekan penyebaran virus Corona.
“Jadi layanan ini dapat menjadi solusi bagi keluarga juga untuk tetap tinggal di rumah tapi bisa melakukan kunjungan kepada WBP. Ini bagian dari pelayanan prima Rutan Kelas I Tanjungpinang.,” terangnya.
Kata Eri, Rutan juga menyediakan ruang tunggu pengunjung dan penitipan barang yang nyaman.
Pengunjung juga dapat menitipkan makanan untuk warga binaan tanpa takut menunggu proses penggeledahan yang lama karena sudah diantisipasi dengan penambahan petugas penggeledahan.
Untuk meningkatkan kesehatan WBP, klinik Rutan terus berusaha optimal memberikan pelayanan dan pengobatan kepada WBP yang ingin memeriksa kesehatannya.
“Para WBP tidak perlu ragu lagi dengan pelayanan klinik kita karena kini telah menyediakan obat-obatan yang lengkap. Alhamdulillah walau di penjara namun masih bisa berobat,” kata salah satu WBP yang saat berobat ke klinik.
Pelayanan kesehatan terhadap WBP Rutan dilakukan setiap hari. “Kami siap melayani keluhan dan mengobati WBP yang ingin memeriksa kesehatannya,” ucap Rio Guntur salah satu petugas medis yang bertugas.
“Semua layanan ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis tanpa terkecuali. Hal ini dilakukan Rutan Kelas I Tanjungpinang untuk memberikan pelayanan prima yang berkualitas kepada masyarakat,” terangnya.(*/arl)










