oleh

Kabar Duka Dari Perbatasan, Selamat Jalan Ketua DPD PAN Natuna

NATUNA,- Mantan Anggoto DPRD Kabupaten Natuna 2014-2019, Yohanis, Amd meninggal dunia. Anggota DPRD yang menggantikan Abil Hanafi melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW) pada tahun 2017 itu, menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Natuna pada usia 42 tahun.

Menurut informasi dari beberapa sumber terpercaya sosok politisi muda yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Natuna 2016-2021 itu, meninggal dunia malam ini Jum’at 22 Januari 2021 sekitar pukul 19.42 WIB.

“Selamat jalan Kande Yohanis, (Ketua DPP PAN Natuna) salah satu tokoh muda terbaik Pulau Tiga. Semoga Husnul Khatimah, diampuni segala dosa dan di terima segala amal ibadah. Terima kasih atas jasa baikmu, kau telah ajarkan kami arti dari sebuah perjuangan,” tulis Balai Permai pada akun facebook miliknya, Jum’at 22 Januari 2020.

Baca Juga  Layan Ekstra Disdukcapil Natuna Hari Libur Tetap Buka Rekam e-KTP

Jenazah akan dikebumikan besok, Sabtu 23 Januari 2021 di Desa Sabang Mawang Barat, Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna Provinsi Kepri. “Innalillahi Wa Inna Lilaihiroji’un. Telah berpulang kerohmatullah, abang kami, Yohanis pada jam 19.42 WIB malam ini dalam usia 42 tahun. Jenazah dikebumikan besok tanggal 23/01/2021 di Sabang Mawang Barat. Mohon dima’afkan segala khilaf dan salah almarhum semasa hidup. Semoga almarhum di terima di sisi Allah, SWT. Aamiin,” tulis salah seorang saudaranya yang diteruskan kebebarapa group WhatsApp.

Baca Juga  Bupati Natuna Minta ASN Kumpulkan Sekilo Beras Perbulan, ini Tujuannya Mandalapos.co.id, Natuna -- Bupati Natuna Wan Siswandi, melontarkan gagasan agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Natuna mengumpulkan satu kilo beras setiap bulannya. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dengan para kepala OPD, Kamis (6/10) di Kantor Bupati Natuna. Diungkapkan Wan Siswandi, gagasan tersebut muncul setelah ia melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat Natuna, di tengah kondisi ekonomi yang sedang merosot. "Saya turun ke kampung-kampung, memang betul-betul sulit masyarakat kita ini. Bagaimana kalau kita sepakat mengumpulkan sekilo beras perorang tiap bulannya, Kira-kira keberatan tidak? " tuturnya. Menurut Wan Siswandi, selain membantu masyarakat yang kesulitan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah pahala bagi orang yang membantu. "Kita anggap ini infak, sedekah atau apa nanti namanya, kita kumpulkan semua di kantor bupati, nanti setiap awal bulan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujarnya. Terkait teknis pengumpulan beras, menurut Wan Siswandi akan diserahkan ke dinas masing-masing. Setelah beras dari dinas terkumpul, selanjutnya diserahkan ke sekretariat daerah untuk kemudian didistribusikan. "Kalau kita bisa lakukan itu kan luar biasa, beras hanya Rp15 ribu, bisa lah itu," ucapnya. Menambahkan, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta beras yang nantinya akan dikumpulkan ini, dibeli dari produk lokal. " Kalau bisa beli berasnya produk beras lokal, biar menghidupkan petani lokal dan ekonomi lokal juga," pintanya. Sementara itu, Asisten III Pemkab Natuna, Tasrif, berharap kedepan selain sumbangan beras, agar pegawai di lingkungan Pemkab Natuna juga bisa berinfak tambahan, yakni uang sebesar dua ribu Rupiah setiap hari Jum'at. Ide Asisten III pun disambut baik pemimpin daerah, Wabup Natuna Rodhial menilai, dengan infak yang dikumpulkan itu nantinya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di tengah situasi mendesak dan membutuhkan pertolongan cepat.

Kepergian kader terbaik DPD PAN Natuna itu, mendadak menjadi trending topik di dunia maya atau sisial media, baik melalui pesan WhatsApp maupun Facebook. “Innalillahi Wa Innaillaihiroji’un. Selamat Jalan Kande Yohanis. Terima kasih atas jasa dan pengabdianmu untuk Natuna. Semoga amal ibadah kande di terima di sisi Allah SWT. Aamiin,” sebut Junaidi, Anggota DPRD Natuna melalui akun facebooknya.

Baca Juga  Bupati Natuna Lepas 160 Kontingen Ikuti Porprov Kepri 2022

Sekjen DPD PAN Natuna, Hendriyana ketika diminta keterangan membenarkan informasi tersebut. ” Iya malam ini Ketua DPD PAN kami telah meninggal dunia sekitar jam 19.45 WIB di Ruang ICU RSUD Natuna. Beliau orang baik panutan kami di keluarga besar PAN Natuna,” ujarnya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada informasi yang dapat dihimpun terkait penyebab meninggalnya almarhum. Bebarapa bulun ini, semasa masih hidup almarhum dikabarkan sempat menjalani perawatan serius oleh medis di RSUD Natuna.

Laporan : Amran

Komentar

News Feed