oleh

Kajari Ajak Masyarakat Nonton Film Nisa Diary

-Tak Berkategori

Natuna, Siberindo.co – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Natuna, Imam MS Sidabutar, S.H,MH mengapresiasi pemutaran film Nisa Diary Selembar Itu Berarti 2, pada, Kamis 21/07/2022.

Pemutaran film Nisa Diary sangat menginspirasi dalam upaya pemerataan pendidikan hingga kedaerah pesisir.

Film garapan rumah produksi 59 Vision menggambarkan bagaimana perjuangan anak-anak di perbatasan dalam mendapatkan pendidikan setara dengan anak-anak di daerah lain.

Baca Juga  Jemput Aspirasi Natuna, Mustamin Bakri Silaturahmi Dari Rumah Ke Rumah

“Pengambilan gambar hampir 90 persen di Natuna, disepanjang pemutaran film mata kita disuguhkan pemandangan laut biru dan alam masih asri.

Kegiatan nonton bareng disejalankan dengan rangkaian kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-62 dan Ulang Tahun Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (HUT-IAD ke-22).

Kajari mengajak masyarakat Natuna untuk bersama-sama menonton, banyak hal baik yang disampaikan melalui film tersebut.

Baca Juga  Bupati Natuna Minta ASN Kumpulkan Sekilo Beras Perbulan, ini Tujuannya Mandalapos.co.id, Natuna -- Bupati Natuna Wan Siswandi, melontarkan gagasan agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Natuna mengumpulkan satu kilo beras setiap bulannya. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dengan para kepala OPD, Kamis (6/10) di Kantor Bupati Natuna. Diungkapkan Wan Siswandi, gagasan tersebut muncul setelah ia melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat Natuna, di tengah kondisi ekonomi yang sedang merosot. "Saya turun ke kampung-kampung, memang betul-betul sulit masyarakat kita ini. Bagaimana kalau kita sepakat mengumpulkan sekilo beras perorang tiap bulannya, Kira-kira keberatan tidak? " tuturnya. Menurut Wan Siswandi, selain membantu masyarakat yang kesulitan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah pahala bagi orang yang membantu. "Kita anggap ini infak, sedekah atau apa nanti namanya, kita kumpulkan semua di kantor bupati, nanti setiap awal bulan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujarnya. Terkait teknis pengumpulan beras, menurut Wan Siswandi akan diserahkan ke dinas masing-masing. Setelah beras dari dinas terkumpul, selanjutnya diserahkan ke sekretariat daerah untuk kemudian didistribusikan. "Kalau kita bisa lakukan itu kan luar biasa, beras hanya Rp15 ribu, bisa lah itu," ucapnya. Menambahkan, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta beras yang nantinya akan dikumpulkan ini, dibeli dari produk lokal. " Kalau bisa beli berasnya produk beras lokal, biar menghidupkan petani lokal dan ekonomi lokal juga," pintanya. Sementara itu, Asisten III Pemkab Natuna, Tasrif, berharap kedepan selain sumbangan beras, agar pegawai di lingkungan Pemkab Natuna juga bisa berinfak tambahan, yakni uang sebesar dua ribu Rupiah setiap hari Jum'at. Ide Asisten III pun disambut baik pemimpin daerah, Wabup Natuna Rodhial menilai, dengan infak yang dikumpulkan itu nantinya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di tengah situasi mendesak dan membutuhkan pertolongan cepat.

Sementara itu Komunitas Muda Natuna (Komuna) selaku penanggung jawab pemutaran film, Muttaqien menyambut baik inisiasi yang dilakukan Kejari Natuna untuk menonton film Nisa Diary pada sesi pemutaran di hari pertama.

Muttaqien berharap ini dapat memacu dan menumbuhkan kesadaran dan keinginan instansi lainnya bersama masyarakat Natuna untuk menonton.

Dalam kesempatan tersebut juga Muttaqien menyampaikan pembelian tiket dapat langsung di lokasi pemutaran film, panitia serta tempat-tempat lain seperti Sepertiga Malam, HDS Cafe. (Bds)