Karimun – Warga di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) diresahkan dengan modus penipuan berkedok siswa yang mengalami kecelakaan lalu lintas melalui telpon seluler.
Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Gidion Karo Sekali ketika dikonfirmasi membenarkan adanya modus penipuan tersebut.
Gidon mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait penipuan tersebut.
Aksi penipuan itu diketahui menyasar orang tua siswa dengan mengaku bahwa anaknya mengalami kecelakaan dan sedang dirawat di rumah sakit.
Pelaku bahkan meminta mengirimkan sejumlah uang untuk mengurus pengobatan anak tersebut.
“Pelaku mengaku sebagai penolong anak mereka yang mengalami kecelakaan, modusnya mereka mengaku sedang mengurus administrasi dan meminta mengirimkan uang,” kata Gidion.
Gidion menyebut pihaknya telah melakukan penelusuran terhadap pelaku penipuan, hasilnya pelaku berada di salah satu daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Setelah kita cek, penelpon ini ternyata berada di Sulawesi Selatan,” katanya.
Gidion mengatakan, beruntung orang tua siswa yang ditelpon belum memenuhi permintaan pelaku untuk mengirimkan uang.
Namun, ia meminta kedepan masyarakat untuk waspada dan bersikap tenang agar tidak termakan rayuan penipuan tersebut.
“Tetap tenang, utamakan melakukan cross cek ke pihak sekolah atau wali kelas. Jangan sampai langsung mengirimkan sejumlah uang ke penelpon,” ucapnya. (jurnalterkini.id)










