oleh

Positif Covid-19 Capai, Batam Segera Terapkan PSBB

BATAM – Angka warga Batam yang menderita Covid-19 cukup tinggi. Sampai saat ini tercatat ada 1.171 kasus Covid di Batam. Saat ini masih ada 476 orang yang dirawat di berbagai rumah sakit. Angka kematian pasien positif Covid-19 di batam tercatat mencapai 43 orang sementara yang sembuh sudah 652 orang. Mayoritas warga yang positif Covid-19 di batam dirawat di RSKI Pulang Galang, Barelang Batam. Penambahan kasus Covid-19 di Batam masih tinggi setiap harinya. Hal ini membuat Pemko batam berinisiatif untuk memberlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sebelumnya belum pernah dilakukan di Batam. Kali ini, wacana memberlakukan PSBB muncul lagi.

Baca Juga  Karyawan PT Panca Rasa Pratama Kembali Gelar Unjuk Rasa

Menurut Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Senin (21/9) saat ini belum ada pembahasan untuk menerapkan PSBB. Namun, direncanakan pembahasan akan dilakukan segera. “Nanti akan saya minta Pak Didi (Kadinkes, red) untuk menjelaskan agar bisa diambil kebijakan untuk mengendalikan Covid-19 ini,” kata Amsakar, seperti dikutip luarbiasa.id grub Siberindo.co.

Amsakar, akan memanggil Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memaparkan kasus Covid-19 di Batam saat ini.

Baca Juga  Isdianto-Suryani Ikuti Pembekalan Pilkada Berintegritas Tahun 2020

“Kita akan ambil kebijakan untuk mengendalikan Covid-19 ini. Kalau saya ada waktu hari ini, akan saya undang semua tim kesehatan ini untuk membahas,” ujar Amsakar, Senin (21/9/2020).

Saat ini tim terpadu sudah turun untuk menertibkan tempat keramaian di Batam. Dari hasil di lapangan untuk penertiban di keramaian, banyak yang terjaring tim terpadu Covid-19.

“Kita minta kesadaran masyarakat menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak, kasus akan terus bertambah,” cetusnya.

Masyarakat juga diminta untuk yang ingin makan, tidak makan di tempat namun dibungkus dan dibawa pulang, sehingga dapat mengurangi penumpukan di tempat lokasi kuliner.

Baca Juga  Ketum SMSI Pusat Nikmati Suguhan Gombyang Manyung Indramayu

“Kita harus menjaga kesehatan untuk kita sendiri. Jangan menumpuk dikeramaian, karena itu akan membuat penyebaran Covid-19 lebih cepat,” tegas Amsakar.

Sementara Kadinkes Batam yang juga Kabid Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19, Didi Kusmarjadi mengatakan, kenaikan jumlah kasus baru Covid di Batam, karena kedisplinan masyarakat dalam penerapan protkes diberbagai aktivitas yang kurang baik.

“Sehingga nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster maupun kasus baru,” ucapnya.(mbb/arl)

Komentar

News Feed