oleh

Luar Biasa, Pendapatan Negara dari Laut Naik 100 Persen

JAKARTA – Indonesia merupakan negara maritim. Penghasilan dari laut mesti dimaksimalkan. Selama ini sektor di kelautan belum tergarap maksimal.

Tahun ini saja meski dalam kondisi pandemi, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bidang pengelolaan ruang laut mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2019 PNBP-nya Rp3,7 miliar, namun per September 2020 meningkat hampir 100 % sebesar menjadi Rp6,9 miliar.

Menurut Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Sesditjen PRL), Agus Dermawan peningkatan penerimaan negara tersebut di antaranya berasal dari izin pemanfaatan pulau-pulau kecil, izin lokasi hingga karcis atau tanda masuk kawasan konservasi.

Baca Juga  DPRD Karimun rapat paripurna pengumuman penetapan kepala daerah terpilih

“Ini tentu kabar positif bahwa PNBP dari sektor pengelolaan ruang laut meningkat hampir dua kali lipat,” kata Agus di Jakarta, Senin (21/9).

Menurutnya PNBP tersebut diperoleh berdasarkan pembagian kewenangan pemerintah pusat dan daerah sesuai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Adapun wewenang pemerintah pusat ialah pengelolaan ruang laut di atas 12 mil dan bersifat strategis nasional, penerbitan izin pemanfaatan ruang laut nasional, penerbitan izin pemanfaatan jenis dan genetik (plasma nutfah) ikan antar negara serta penetapan jenis ikan yang dilindungi dan diatur perdagangannya secara internasional.

Baca Juga  Kakek Ini Berulangkali Cabuli Murid SD sampai Korban Ketakutan Lihat Pelaku

Sementara kewenangan pengelolaan, penerbitan izin dan pemanfaatan ruang laut sampai dengan 12 mil di luar migas serta pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Terkait jenis PNBP pengelolaan ruang laut, regulasinya ada di PP nomor 75 tahun 2015 meliputi penggunaan kawasan konservasi perairan, kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil untuk penelitian dan pendidikan, lalu kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil untuk pariwisata alam perairan, reklamasi, benda muatan kapal tenggelam (BKMT), pulau-pulau kecil dan pulau-pulau terluar, juga perairan pesisir dan perairan pulau-pulau kecil,” sambung Agus seperti dilansir keprinews.co.id grub siberindo yang mengutip dari laman KPP.

Baca Juga  Partai Gelora Bakal Launching Gerakan Program UMKM Baru dan Kenalkan Secara Resmi Konsep Ekonomi Geloranomic 

Agus optimistis, hingga akhir tahun nanti, PNBP yang dihasilkan dari pengelolaan ruang laut terus meningkat.

Menurutnya, peningkatan PNBP tersebut sekaligus menunjukkan komitmen dan bentuk kehadiran negara di pulau-pulau kecil atau terluar.

“Kita juga berharap dengan adanya kegiatan di pulau-pulau kecil ini, masyarakat setempat bisa mengambil keuntungan sekaligus bersama-sama menjaga wilayah NKRI,” tandasnya. (*/arl)

Komentar

News Feed