oleh

Ekspor Kepri Capai Rp84,7 Triliun

Ekspor Kepri masih membaik meski di tengah pandemi Covid-19. Total ekspor Kepri Semester I (Januari-Juni) 2020 mencapai US$5.703,18 juta atau sekitar Rp84,7 triliun dengan kurs Rp14.853 per Dolar Amerika.

TANJUNGPINANG – Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau bulan Juni 2020 mencapai US$911,24 juta (sekitar Rp13,5 triliun) atau naik 15,23 persen dibanding Mei 2020.

Ekspor migas Juni 2020 sebesar US$165,03 juta atau naik 40,61 persen dibanding Mei 2020. Ekspor nonmigas Juni 2020 mencapai US$746,21 juta atau naik 10,81 persen dibanding Mei 2020.

Kenaikan nilai ekspor Juni 2020 didominasi oleh naiknya ekspor sektor migas yang mencapai 40,61 persen. Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor Provinsi Kepri mengalami kenaikan sebesar 16,56 persen, yaitu dari US$781,75 juta menjadi US$911,24 juta.

Kenaikan nilai ekspor Juni 2020 dibanding Juni 2019 didominasi oleh naiknya ekspor sektor migas yang mencapai sekitar 75,37 persen.

Namun, total ekspor kumulatif Januari-Juni 2020 Provinsi Kepri mengalami penurunan sebesar 6,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang mencapai US$6.106,02 juta.

Turunnya nilai ekspor Kepri Januari-Juni 2020 disebabkan oleh turunnya ekspor kumulatif sektor migas sebesar 38,92 persen.

Barudin, Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mengatakan, selama Januari-Juni 2020, Singapura menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar hingga mencapai US$2.437,71 juta dengan peranannya sekitar 42,74 persen.

Baca Juga  Peluncuran Aplikasi Baznas, Rudi-Amsakar Raih Penghargaan Insan Peduli Zakat

Di samping itu juga menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar yang mencapai US$924,02 juta dengan peranannya sebesar 84,48 persen.

Masih dari data BPS Kepri, nilai ekspor Provinsi Kepri Januari-Juni 2020 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar US$2.583,30 juta.

Diikuti Pelabuhan Sekupang US$827,32 juta, Pelabuhan Kabil/Panau US$645,61 juta. Pelabuhan Tarempa US$528,33 juta dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun US$483,48 juta. Peranan kelima Pelabuhan tersebut terhadap ekspor Januari-Juni 2020 mencapai 88,86 persen.Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar selama Januari-Juni 2020 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) mencapai US$1.745,88 juta dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 37,88 persen.

Selama Januari-Juni 2020, Singapura menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar hingga mencapai US$2.437,71 juta dengan peranannya sekitar 42,74 persen. Di samping itu juga menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar yang mencapai US$924,02 juta dengan peranannya sebesar 84,48 persen.

Selama Januari-Juni 2020 komoditas ekspor nonmigas Provinsi Kepri dengan nilai ekspor terbesar adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) yaitu sebesar US$1.745,88 juta, dengan peran sebesar 37,88 persen.

Golongan barang berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Provinsi Kepri selama Januari-Juni 2020 adalah mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84) sebesar US$526,36 juta (11,42 persen), minyak dan lemak hewan/nabati (HS 15) sebesar US$441,89 juta (9,59 persen).

Baca Juga  Awasi Praktek Politik Uang Bawaslu Pantau Semua Titik TPS

Benda-benda dari besi dan baja (HS 73) sebesar US$300,95 juta (6,53 persen). Bahan bakar mineral (non migas) sebesar US$288,68 juta (6,26 persen). Berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$195,28 juta (4,24 persen). Kokoa/cokelat (HS 18) sebesar US$137,02 juta (2,97 persen). Perangkat optik (HS 90) sebesar US$114,84 juta (2,49 persen).

Plastik dan barang dari plastik (HS 39) sebesar US$109,66 juta (2,38 persen) dan bahan kimia organik (HS 29) sebesar US$69,04 juta (1,50 persen). Sementara itu, nilai ekspor komoditas ikan dan udang (HS 03) Juni 2020 sebesar US$2,96 juta atau naik sebesar 38,18 persen dibanding Mei 2020.

Komoditas ikan dan udang mengalami kenaikan sebesar 63,99 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya dengan sumbangan 0,31 persen terhadap total kumulatif ekspor nonmigas Provinsi Kepri Riau.

Komoditas ekspor perikanan pada Juni 2020 antara lain udang putih, bawal hitam, kepiting, kerapu, dan jenis ikan lainnya.

Negara tujuan ekspor nonmigas Provinsi Kepri Juni 2020 dengan nilai terbesar yaitu ke Singapura mencapai US$238,24 juta. Ekspor nonmigas ke Singapura pada Juni 2020 mengalami kenaikan 29,62 persen dibanding Mei 2020 sedangkan bila dibandingkan Juni 2019 mengalami penurunan sebesar 9,55 persen.

Baca Juga  Cie… Goyang Tiktok Marlin Bersama Milenial

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar kedua selama Juni 2020 adalah Amerika Serikat yang mencapai US$150,47 juta. Selama Januari-Juni 2020, negara tujuan ekspor nonmigas terbesar di Provinsi Kepri juga ke Singapura yang mencapai US$1.513,68 juta atau 32,84 persen dari total ekspor nonmigas selama Januari-Juni 2020.

Ekspor nonmigas kumulatif ke Singapura Januari-Juni 2020 mengalami kenaikan dibanding keadaan Januari-Juni 2019, yaitu sebesar 13,93 persen. Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar kedua selama Januari-Juni 2020 dengan nilai ekspor nonmigas mencapai US$916,41 juta dengan peranan sebesar 19,88 persen.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar ketiga sampai dengan kesepuluh Provinsi Kepri berturut-turut adalah Tiongkok, India, Jepang, Belanda, Jerman, Perancis, Spanyol dan Uni Emirat Arab.

Sepuluh negara tujuan ekspor nonmigas tersebut mempunyai peran sebesar 82,29 persen terhadap total ekspor nonmigas Kepulauan Riau selama Januari-Juni 2020.

Negara tujuan ekspor nonmigas selama Januari-Juni 2020 di Provinsi Kepulauan Riau dibanding ekspor nonmigas kumulatif tahun lalu yang mengalami kenaikan cukup besar di antaranya adalah Uni Emirat Arab (158,34 persen), Amerika Serikat (146,74 persen) dan India (133,65 persen).(ais-mas/tanjungpinangpos.id)

Komentar

News Feed