oleh

Wan Aris Ikut Sambut Kedatangan Pesawat Patroli Polri di Natuna

Natuna (Siberindo.co) – Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) menyambut kedatangan pesawat patroli Polri di Lapangan Udara Raden Sadjad (Lanud RSA), Selasa (16/08/2022) siang.

Patroli menggunakan pesawat Beechcraft 1900d dengan nomor registrasi penerbangan P-4301 dalam rangka pelaksanaan kegiatan Patroli Udara Wilayah Perbatasan Laut Tahap I (satu) Tahun 2022 di Laut Natuna, Wilayah Hukum Polda Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.

Pilot pesawat, Kompol Didik Subandono, S.M mengatakan, patroli dilakukan dalam upaya memantau keamanan Laut Natuna Utara.

Baca Juga  DPRD Natuna Minta Pemerintah Carikan Solusi terkait Tingginya Harga Tiket Pesawat

Berdasarkan pemantauan pertama sebelum sampai di Lanud RSA, Kompol Didik menyampaikan tidak ditemukan gangguan keamanan yang berarti di Laut Natuna.

Sebelum mendarat di Lanud RSA pesawat berangkat dari Bandara Internasional Supadio Pontianak dan selanjutnya akan melanjutkan penerbangan kembali ke Pontianak.

Selain Kompol Didik Subandono, S.M, pesawat juga membawa enam crew lainnya yaitu AKP Randika Pratama Noor, AKP Siti Nur Kiptiyah, Aipda Irfan Yuliansyah, S.H., Bripka Andika Kristian, Bripka Yuniar Rudi Hermawan, Bripka Nasrudin.

Kapolres Natuna, AKBP Iwan Ariyandhy mengatakan, patroli yang dilakukan merupakan sinergi bersama unsur lainnya, dalam upaya ikut melakukan pengamanan Laut Natuna Utara.

Baca Juga  Bupati Natuna Minta ASN Kumpulkan Sekilo Beras Perbulan, ini Tujuannya Mandalapos.co.id, Natuna -- Bupati Natuna Wan Siswandi, melontarkan gagasan agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Natuna mengumpulkan satu kilo beras setiap bulannya. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dengan para kepala OPD, Kamis (6/10) di Kantor Bupati Natuna. Diungkapkan Wan Siswandi, gagasan tersebut muncul setelah ia melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat Natuna, di tengah kondisi ekonomi yang sedang merosot. "Saya turun ke kampung-kampung, memang betul-betul sulit masyarakat kita ini. Bagaimana kalau kita sepakat mengumpulkan sekilo beras perorang tiap bulannya, Kira-kira keberatan tidak? " tuturnya. Menurut Wan Siswandi, selain membantu masyarakat yang kesulitan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah pahala bagi orang yang membantu. "Kita anggap ini infak, sedekah atau apa nanti namanya, kita kumpulkan semua di kantor bupati, nanti setiap awal bulan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujarnya. Terkait teknis pengumpulan beras, menurut Wan Siswandi akan diserahkan ke dinas masing-masing. Setelah beras dari dinas terkumpul, selanjutnya diserahkan ke sekretariat daerah untuk kemudian didistribusikan. "Kalau kita bisa lakukan itu kan luar biasa, beras hanya Rp15 ribu, bisa lah itu," ucapnya. Menambahkan, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta beras yang nantinya akan dikumpulkan ini, dibeli dari produk lokal. " Kalau bisa beli berasnya produk beras lokal, biar menghidupkan petani lokal dan ekonomi lokal juga," pintanya. Sementara itu, Asisten III Pemkab Natuna, Tasrif, berharap kedepan selain sumbangan beras, agar pegawai di lingkungan Pemkab Natuna juga bisa berinfak tambahan, yakni uang sebesar dua ribu Rupiah setiap hari Jum'at. Ide Asisten III pun disambut baik pemimpin daerah, Wabup Natuna Rodhial menilai, dengan infak yang dikumpulkan itu nantinya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di tengah situasi mendesak dan membutuhkan pertolongan cepat.

Sementara itu, Komandan Lanud RSA, Kolonel (Pnb) Jajang Setiawan yang ikut hadir, menyampaikan komitmen Lanud Raden Sadjad dalam ikut mendukung penerbangan termasuk patroli keamanan udara di Natuna.

“Tidak hanya operasi TNI AU saja, namun patroli udara baik Polri maupun TNI AL serta penerbangan sipil juga mendapatkan dukungan yang sama, baik personil dan peralatan saat mendarat di Lanud Raden Sadjad,” ucap Danlanud.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Arismunandar, menyampaikan apresiasi atas patroli udara yang dilakukan oleh Polri hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat terutama para nelayan Natuna yang setiap harinya melaut di Laut Natuna Utara.

Baca Juga  Fraksi PPDN DPRD Natuna Minta Pemda Antisipasi Kelangkaan BBM

Keberadaan patroli di Laut Natuna Utara, menurut politisi Partai NasDem ini tentu saja tidak hanya melibatkan Polri saja namun selama ini sudah ada TNI AL, dan Bakamla yang rutin berpatroli.

“Saya berharap patroli yang dilakukan selain menjaga kedaulatan negara, juga ikut menjaga sumber daya alam dari pencurian oleh pihak asing,” ucapnya. #Bds

News Feed