oleh

Cegah Radikalisme dan Terorisme, FKPT Kepri dan Rutan Tanjungpinang Lakukan Sinergi

FKPT Kepri Bersama Rutan Tanjungpinang Sinergi Cegah Terorisme dan Radikalisme

Siberindo.co, TANJUNGPINANG- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tanjungpinang siap bersinergi dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kepri, dalam upaya pencegahan paham radikalisme dan terorisme. Paham ini sangat berbahaya, dan bisa merusak tatanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Kepri jangan dikotori dengan radikalisme dan terorisme. Rutan siap bersinergi dengan FKPT membatasi radikalisme dan terorisme. Mari, bersama-sama kita ikut membantu aparat terkait, mencegah paham ini jangan sampai masuk ke wilayah Kepri,”ujar Kepala Rutan Kelas 1Tanjungpinang Eri Erawan, di hadapan pengurus FKPT Kepri, ketika dua belah pihak menggelar pertemuan di At Pieno Casual Dining Resto @Cafe, Jalan Ir Sutami Tanjungpinang, belum lama ini dikutip dari www.infotiga.com

Eri menyambut baik sikap nyata FKPT Kepri membatasi aktivitas radikalisme dan terorisme. Dengan upaya ini, memberi kekuatan dan semangat bagi Rutan mau pun lembaga terkait menjaga keutuhan NKRI.

Khusus di internal Rutan Tanjungpinang, upaya mencegah aktivitas radikalisme dan terorisme, telah dilakukan sejak dulu. Secara rutin, aparat Rutan melakukan pemeriksaan terhadap segala tindak tanduk mau pun aktivitas Warga Binaan Pemasyarakatan.

”Kita bersyukur,hingga kini belum ada aktivitas radikalisme dan terorisme di Rutan. Kendati demikian, kita tidak melonggarkan pemeriksaan. Bahkan,pemeriksaan kita tingkatkan,”bebernya.

Pertemuan dihadiri Ketua FKPT Kepri diwakili Bendahara Apriansyah, Kabid Media Massa, Hukum dan Humas FKPT Kepri, Zekma Albert.

Selain itu ikut hadir Kabid Pemuda dan Pendidikan FKPT Kepri, Mirza, dan Kabid Perempuan dan Anak FKPT Kepri, Fitri Kurnianingsih.

Baca Juga  Jaga Stabilitasi Perekonomian, Pertamina: Harga Pertalite Tidak Naik

Dari Rutan, hadir Kepala Rutan Kelas 1 Tanjungpinang Eri Erawan, Kepala Pengamanan Rutan Ali Imran, Kasi Pengelolaan Dodo, dan pejabat Rutan lainnya.

Ketua FKPT Kepri melalui Bendahara, Apriansyah mengatakan FKPT berterimakasih kepada Rutan untuk sepakat dan bersama-sama bersinergi membatasi radikalisme dan terorisme.

Apri menjelaskan upaya-upaya dalam mencegah radikalisasi secara mandiri bisa dilakukan dengan menanamkan jiwa nasionalisme, berpikiran terbuka dan selalu menjunjung sikap toleransi antar umat beragama, waspada terhadap provokasi dan hasutan.

”Radikalisme adalah paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis.

Radikalisme memiliki kekayanyang kuat akan kebenaran ideologi atau program yang mereka bawa. Dalam gerakan sosial, kaum radikalis memperjuangkan keyakinan yang mereka anut,”ujar Apriansyah.

Baca Juga  Warga Perumahan Terdampak Banjir di Kota Tanjungpinang Butuh Makanan dan Pakaian Layak Pakai

Radikalisme bertentangan dengan Pancasila karena paham ini tidak sejalan dengan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan, Musyawarah, dan Keadilan.
Paham radikalisme juga termasuk pada keadaan yang sangat bertentangan dengan prinsip demokrasi dan perikemanusiaan.

”Setiap saat kita harus tanamkan cinta NKRI. Menanamkan nilai-nilai Pancasila, baik dilembaga pendidikan formal maupun non formal. Paham radikalisme ini sering dikaitkan dengan aksi terorisme karena pada dasarnya kelompok radikal dapat melakukan cara apa pun agar keinginannya tercapai, termasuk meneror pihak yang tidak sepaham dengan pemikiran atau ajaran mereka,”terang Apriansyah. (devi)

News Feed