
Natuna (Siberindo.co) – Bupati Wan Siswandi resmi buka Natuna Digitalisasi Island salah satu pulau terdepan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Pantai Piwang, Minggu /16/10/2022.
Dalam kesempatan itu, Bupati Natuna Wan Siswandi menyambut baik Digitalisasi island yang hadir di Kabupaten Natuna.
Namun Bupati Natuna Wan Siswandi mengeluhkan minimnya APBD Natuna disaat ia menjabat sebagai kepala daerah.
Terlepas dari itu, Wan Siswandi menyadari dampak dari pandemi covid 19 menjadi batu sandungan dalam pembangunan daerah maupun roda ekonomi.
Ia juga mengatakan, dalam situasi ini, Pemerintah Pusat tentu prioritaskan pendidikan maupun kesehatan demi keselamatan bangsa yang sudah diatur dalam UU.
“Dampak pandemi covid 19 membuat APBD di Natuna berkurang, dimana kekurangannya diperuntukkan pemerintah pusat dalam menanggulangi pandemi covid 19,” jelasnya.
Hadirnya Natuna Digital Island menjadi angin segar bagi Kabupaten Natuna yang ikut berpartisipasi dalam membangun daerah, khususnya pulau terluar Laut Sakti Rantau Bertuah.
Wan Siswandi berharap kehadiran Natuna Digitalisasi, menarik minat para pengunjung, investor, untuk berwisata dalam mendongkrak roda ekonomi
Selain itu Wan Siswandi meminta kerjasama
para OPD dan Forkopimda,, para pengusaha UMKM serta masyarakat agar memakai aplikasi Digitalisasi island, sebagai bentuk dukungan kemajuan daerah.
“Kehadiran Natuna Digital Island menjadi kabar baik untuk kita di ujung utara ini, dengan harapan saudara sekalian, para OPD, Forkopimda dan seluruh masyarakat Natuna, agar bersama-sama memakai aplikasi ini, ” tutup Siswandi.
Ditempat sama Erni Yusnita Meneger Natuna Mart, menjelaskan , bahwa Natuna digitalisasi bergerak
dibidang jasa transportasi, pesan antar , jual beli online untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi, baik itu tunai maupun non tunai.
”
“Hadirnya Natuna Mart pintu akses roda ekonomi dalam era digitalisasi dalam melakukan transaksi segala produk daerah ataupun produk UMKM untuk mempermudah masyarakat mendapat manfaat ekonomi secara keseluruhan, ” ucapnya.
Natuna Mart sedang mengembangkan penjualan online termasuk pangsa pasar untuk mempercepat siklus perekonomian, dengan menghadirkan produk-produk UMKM termasuk produk tempatan seperti makanan ciri khas Melayu.
Ia juga menyampaikan, bahwa Natuna Mart memperhatikan akses jalan dan transportasi agar mendukung destinasi pariwisata, untuk mempermudah masyarakat memperdayakan potensinya.
Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Natuna, Forkopimda, Para OPD, Deputi Smartfren, Direktur BI Bidang Kebijakan Pembayaran, Dana Indonesia, Staffsus Kemenko UMKM dan para undangan lainnya. #Bds








