TANJUNGPINANG – masa kontrak pengelolaan Pasar Bintancenter oleh BUMD sudah habis. Pihak developer mengambil alih pengelolaan pasar Bintancenter. Namun PT Sinar Bahagia (Sinar Bahagia Group) selaku pengelola pasar Bintancenter tiba-tiba menaikkan sewa lapak dan kios untuk pedagang. Hal itu yang membuat bahan gunjingan pedagang karena mereka kesulitan membayar sewa lapak tempat mereka berjualan selama ini.
PT Sinar Bahagia selaku pengelola akan mempertimbangkan permintaan pedagang untuk menurunkan harga sewa lapak dan kios di Pasar Bestari Bintan Center, KM 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang.
Hal itu dikarenakan permasalahan sewa lapak sduah sampai ke walikota dank e anggota DPRD Tanjungpinang.
Dalam pertemuan PT Sinar Bahagia dengan perwakilan pedagang, Selasa (15/3) pihak pengelola dari PT Sinar Bahagia akan mempelajari lagi usulan para pedagang itu.
Dalam pertemuan dengan Asosiasi Pedagang Bintan Center di Graha Sinar Bahagia Group, suryono berjanji akan mepertimbangkan terlebih dahulu harga yang diinginkan oleh pedagang.
“Kami pelajari dulu dan masukan-masukan semua akan kami pertimbangkan,” kata Suryono, Owner PT Sinar Bahagia dalam pertemuan yang dihadiri Pemerintah Kota Tanjungpinang dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.
Suryono menegaskan, bahwa tidak semua harga lapak dapat berubah sesuai keinginan pedagang. Namun, pihaknya akan meninjau satu per satu lapak pedagang dan melihat potensi pendapatan pedagang tersebut.
“Kita tinjau dulu, usahanya sudah sampai dimana. Kalau usahanya maju tidak kita turutin. Kalau usahanya belum maju, itu masih bisa kita pertimbangkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Bintan Center, Ibrahim mengatakan, pertemuan kali ini hanya untuk melakukan negosiasi harga sewa lapak dan kios.
“Jadi harga-harga yang dikeluarkan oleh pak Suryono ada di kita. Jadi istilahnya kita bernegosiasi untuk pengurangan harganya,” kata Ibrahim.
Menurutnya, harga yang diberikan oleh pihak PT Sinar Bahagia masih terlalu tinggi bagi para pedagang di Pasar Bintan Center, dan pertemuan tersebut belum menemui kesepakatan.
“Ini belum ada kesepakatan. Tapi nanti kita akan melakukan pertemuan lagi dengan pihak PT Sinar Bahagia,” ujarnya.
Ia berharap, saat pertemuan selanjutnya, para pedagang di Pasar Bintan Center dapat mendapatkan harga yang sesuai dengan keinginan para pedagang.
“Ya mudah mudahan kedepannya kita mendapat harga yang sesuai, demi kelangsungan hajat hidup orang banyak. Memang harapan para pedagang mendapat harga yang maksimal lah,” pungkasnya.
Sebelumnya, kenaikan harga sewa lapak dan kios itu tembus puluhan juta per tahun. Untuk kios ukuran 3×4 meter Rp32 juta per tahun, meja ikan Rp20 juta, meja daging Rp18 juta, dan meja sayur Rp18 juta per tahun. (*/arl)










