TANJUNGPINANG – Kongres PSSI Kepulauan Riau yang digelar di Hotel CK Jumat (14/10/2022) menghasilkan kepengurusan baru.
Hasani Abdul Gani selaku Plt Ketua Asprov PSSI Kepri yang juga merupakan komite eksekutif PSSI Pusat dalam pidato pembukaan mengajak peserta kongres untuk selalu mengutamakan fair play dalam setiap pertandingan sepak bola.
Abdul Gani sempat mengajak forum untuk berdoa bersama atas tragedi Kanjuruhan, Jawa Timur yang menewaskan 135 orang saat laga Arema vs Persebaya.
Kongres luar biasa Asprov Provinsi Kepri diikuti 31 pemegang hak suara yang terdiri dari 7 asosiasi kota dan kabupaten serta 24 pimpinan tim liga tiga di Kepulauan Riau.
Abdul Gani juga berharap agar ketua dan wakil ketua serta lima exco yang terpilih mesti solid serta kedepan tidak ada pelanggaran-pelanggaran statuta PSSI.
Sementara, Ansar Ahmad Gubernur Kepri yang membuka kongres mengaku ia siap untuk memimpin PSSI Kepri kedepan melanjutkan program Ketua PSSI sebelumnya.
“Insyaallah saya siap melanjutkan program Asprov PSSI Kepri jika diberi amanah. Kita mesti terus berupaya meningkatkan kualitas pesepakbola di Kepri agar menjadi lebih baik lagi,” kata Ansar Ahmad.
Usai pembukaan, pimpinan sidang dari kesektariatan PSSI Pusat langsung membuka sidang pemilihan. Ansar Ahmad terpilih secara aklamasi sebagai ketua PSSI Kepri dengan wakil ketua Ikhsan yang juga merupakan Kepala Dinas Olahraga Provinsi Kepri.
Sementara untuk calon Exco ada enam calon yang mendaftar hingga mesti dilakukan pemilihan untuk mengisi lima kirsi posisi Exco Asprov PSSI Kepri.
Setelah melakukan pemilihan lima nama exco yang terpilih adalah Aris Yulianto, Eri Suandi, Hendri, Sevia Bakar dan Yora.
Usai terpilih kepengurusan baru, Ikhsan selaku wakil ketua Asprov PSSI langsung menggelar Rapat Kerja membahas program PSSI yang mesti digelar tahun 2022 ini.
Tiga rencana kegiatan yang akan digelar di antaranya Piala Suratin, Porprov dan Liga Tiga Nasional. (*/arl)










