Revitalisasi lahan kurang produktif dan rawan terbakar adalah salah satu cara mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Demikian disampaikan Trio Wiramon, salah satu tokoh masyarakat menanggapi terjadinya karhutla di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau sejak awal 2021.
Menurutnya, upaya pencegahan karhutla bisa melalui revitalisasi lahan dengan menanam pertanian produktif.
“Menanam tanaman produktif di suatu lahan yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran bisa menjadi upaya kita untuk mencegah terjadinya hal tersebut di kemudian hari,” ujar Advokat yang kerap disapa Amon ini, Minggu (14/3/2021).
Amon mencontohkan, penanaman tanaman produktif itu sudah dilakukan oleh warga di RW 006 Komplek Griya Praja Teluk Uma, Tebing.
Dimana, warga sekitar menanam beberapa jenis tanaman produktif seperti tanaman matoa, lengkeng, mangga cempedak di lahan yang terdapat tanaman akasia dan ilalang.
Tidak dipungkiri bahwa tanaman akasia dan ilalang dianggap berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran lahan.
“Warga perlahan tapi pasti menyelipkan tanaman produktif sehingga tumbuhan akasia dan ilalang yang rawan terjadi kebakaran ini akan tergantikan di kemudian hari,” katanya.
Selain mencegah karhutla, penanaman tanaman produktif itu juga menjadi cara alternatif bagi pemerintah untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.











Komentar