oleh

Pers Meski Mampu Mempercepat Progres Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

TANJUNGPINANG – Kepri ini memiliki banyak potensi. Namun, kurang promosi. Sehingga potensi yang dimiliki masih kurang optimal hingga berdampak lambannya pertumbuhan ekonomi. Disinilah peran pers yang merupakan bagian dari Usaha Kecil Menengah (UKM) diperlukan. Hanya saja, manfaat pers sebagai saluran informasi masih kurang dimanfaatkan bahkan terabaikan.

Hal ini disampaikan Zakmi, Ketua Serikat Media Saber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepri saat dialog interaktif sampena peringatan Hari Pers Nasional ke-76 yang digelar di depan kedai Kopi Selere, komplek Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Minggu (13/2/2022).

Dialog ini digelar oleh para wartawan dari litas organisasi yang membentuk nama Komunitas Wartawan Pecinta Kopi (KWPK).

Zakmi menyarankan agar usaha kecil menengah tidak segan-segan mengandeng perusahaan media agar hasil kreativitas atau produksi UKM dipromosikan agar memiliki pasar yang luas.

“Dengan popularnya produk UKM tentu akan memiliki pasar yang baik pula. Dan jikaini terjadi akan membuat UKM yang lain termotivasi untuk berinovasi hingga ekonomi masyarakat akan tumbuh,” kata Zakmi.

Zakmi menyebutkan, pers juga lembaga ekonomi dan merupakan bagian dari UKM. Zakmi juga mengapresiasi langkah-langkah pemerintah daerah membuat berbagai program agar pertumbuhan ekonomi di Kepri lekas bangkit. “Meski berbagai upaya yang dilakukan belum menunjukan hasil yang maksimal, namun dengan terus berupaya melakukan ebrbagai terobosan itu sudah jauh lebih baik untuk menanamkan keperayaan masyarakat terhadap pemerintah untuk membawa Kepri menjadi lebih baik,” kata Zakmi

Baca Juga  *Kepala BP Batam Resmikan Lajur Pejalan Kaki dan Sepeda di Kawasan Batam Center

Selain itu ada narasumber lain yakni Kadiskominfo Provinsi Kepri Hasan dan Zamzami A Karim yang merupakan akademisi yang juga ahli pers di Kepri. Hadir juga sebagai narasumber AKBP (purn) Hotlan Butar-Butar yang saat ini menjabat Direktur PT MIPI dan M Alfis Direktur PT Islah sebagai utusan dari perwakilan pengusaha.

Alfis mengungkapkan, dunia usaha di Kepri membutuhkan dukungan media dalam menciptakan iklim investasi yang kompetitif.” Saat ini, kita sedang investasi di Batu Licin dan Galang Batang, Bintan. Mohon dukungan insan pers akan program berjalan dengan baik,” harapnya.

Kata M Alfis, investor tempatnya pekerja saat ini sudah bersiap untuk berinvestasi sebesar Rp25 Triliun. ”Di Batu Licin akan diperlukan sekitar 40 ribu pekerja. Mudah-mudahan media terus mendorong suksesnya Kepri menjadi tujuan investasi. Kita tidak menapikkan, jika industri maju tentu setiap perusahaan memiliki kewajiban untuk mebaayar CRS sekitar 10 persen dari laba yang diperoleh. Bisa saja sebagian dikucurkan ke media dalam menjalankan berbagai program kemasyarakatan,”ungkapnya.

Baca Juga  KINERJA INDUSTRI JASA KEUANGAN (IJK) PROVINSI KEPULAUAN RIAU TUMBUH POSITIF DI TRIWULAN II TAHUN 2023

Sedangkan AKBP (purn) Hotlan Butar-Butar berharap pers di Kepri semakin dipercaya. ”Memberikan informasi ke publik sangat berpengaruh pada pelaku usaha. Statemen negatif berdampak buruk pada dunia usaha. Hingga perlu perbanyak berita positif untuk mendukung iklim investasi menjadi lebih baik. Dalam waktu dekat, sekitar bulan Maret akan ada investor dari grup Taihi datang. Kita harapkan dukungan agar investasi berjalan baik. ”kata mantan Kasubid humas Polda Kepri ini.

Sementara Zamzami A Karim mengungkapkan peran pers dalam mengawal kewarasan berfikir masyarakat. ”Pers mesti terus mengawal kewarasan berfikir masyarakat dengan memberikan berita-berita akurat serta terus kritis dalam mengawal lajunya membangun,”kata ahli pers Kepri ini.

Peran lain ahli pers, lanjut Zamzami A Karim memberikan keterangan terkait produk pers jika ada persolan. ”Rekan pers dilindungi UU saat mereka melakukan kegiatan jurnalistik. Dan lakukanlah dengan professional dengan tetap menjunjung tinggi UU Pers serta kode etik,”katanya.

Sementara Hasan yang mewakili Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad berharap setiap diskusi dan dialog yang digelar bisa menambah wawasan dan cakrawala berfikir dan bisa menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang bermanfaat untuk pembangunan daerah.

Baca Juga  Anis Matta Dilantik Sebagai Wamenlu: Fokus Utama Diplomasi Indonesia untuk Palestina

”Sebenarnya ini sudah menjadi agenda resmi Pemprov Kepri, namun pak Gubernur sedang ada kegiatan di Tanjung Balai Karimun yang sudah diagendakan sebulan lalu sehingga diwakili Kadiskominfo,” katanya.

Menurut Hasan, tugas pers salah satunya membantu menumbuhkan optimisme masyarakat dalam membantu pemulihan ekonomi. ”Produk UMKM banyak yang unggul dan baik. Namun kadang kurang promosi sehingga sulit berkembang. Disinilah pers melakukan tugas sosial membantu pelaku usaha mempromosikan produk UMKM itu,”tambahnya.

Hasan juga berharap pers terus mengawal regulasi agar investor tidak gamang berinvestasi. ”Disinilah peran pers melakukan pencerahan dalam pemberitaan sehingga investasi aman dan dilindungi,”terangnya.

Pemprov Kepri, lanjut Hasan S Sos saat ini sedang berjibaku membangkitkan perekonomian.

”Kondisi geografis Kepri yang sebagian besar tersebar di ratusan pulau perlu mendapat perhatian serius dari pembangunan. Saudara- saudara kita yang di pulau-pulau itu harus juga menikmati. Pembangunan,” katanya.

Hasan menegaskan, kekuatan pers sangat dominan dalam membangun dan menumbuhkan semangat optimisme. Ayo bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi. Selamat Hari Pers Nasional yang ke-76,” tutup Hasan. (len)

News Feed