oleh

AKBP Ariyandhy Jadi Kapolres Natuna

BATAM – Pucuk pimpinan Polres Natuna mengalami pergantian. Peralihan posisi atau jabatan Kapolres
berlangsung dalam upacara serah terima jabatan Kapolres Natuna yang dipimpin Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si. Sertijabnya berlangsung di ruang Kerja Kapolda Kepri pada Jumat, (12/11/2021) pukul 09.00 Wib. Hadir juga Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan,M.Hum., Irwasda Polda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri dan Kapolresta Barelang Polda Kepri dalam serah terima jabatan itu.

Baca Juga  Sekda Boy Wijanarko Hadiri Senam Sehat di Hari Jadi DWP Natuna ke-23

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., mengatakan jabatan Kapolres Natuna yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Ike Krisnadian, kini digantikan oleh AKBP Iwan Ariyandhy, SIK, MH. Pejabat lamanya AKBP Ike Krisnadian kini menduduki jabatan baru sebagai Wadirsamapta Polda Kepri.

“Dalam serah terima jabatan tersebut, Kapolda Kepri selaku pimpinan Polri di wilayah Provinsi Kepri langsung memimpin pengambilan Sumpah jabatan kepada pejabat yang melaksanakan Serah terima jabatan. Ada juga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, serta penandatanganan fakta Integritas, yang merupakan hal wajib dilakukan kepada pejabat yang dilantik,” tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S. (*/arl)

Baca Juga  Bupati Natuna Minta ASN Kumpulkan Sekilo Beras Perbulan, ini Tujuannya Mandalapos.co.id, Natuna -- Bupati Natuna Wan Siswandi, melontarkan gagasan agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Natuna mengumpulkan satu kilo beras setiap bulannya. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dengan para kepala OPD, Kamis (6/10) di Kantor Bupati Natuna. Diungkapkan Wan Siswandi, gagasan tersebut muncul setelah ia melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat Natuna, di tengah kondisi ekonomi yang sedang merosot. "Saya turun ke kampung-kampung, memang betul-betul sulit masyarakat kita ini. Bagaimana kalau kita sepakat mengumpulkan sekilo beras perorang tiap bulannya, Kira-kira keberatan tidak? " tuturnya. Menurut Wan Siswandi, selain membantu masyarakat yang kesulitan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah pahala bagi orang yang membantu. "Kita anggap ini infak, sedekah atau apa nanti namanya, kita kumpulkan semua di kantor bupati, nanti setiap awal bulan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujarnya. Terkait teknis pengumpulan beras, menurut Wan Siswandi akan diserahkan ke dinas masing-masing. Setelah beras dari dinas terkumpul, selanjutnya diserahkan ke sekretariat daerah untuk kemudian didistribusikan. "Kalau kita bisa lakukan itu kan luar biasa, beras hanya Rp15 ribu, bisa lah itu," ucapnya. Menambahkan, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta beras yang nantinya akan dikumpulkan ini, dibeli dari produk lokal. " Kalau bisa beli berasnya produk beras lokal, biar menghidupkan petani lokal dan ekonomi lokal juga," pintanya. Sementara itu, Asisten III Pemkab Natuna, Tasrif, berharap kedepan selain sumbangan beras, agar pegawai di lingkungan Pemkab Natuna juga bisa berinfak tambahan, yakni uang sebesar dua ribu Rupiah setiap hari Jum'at. Ide Asisten III pun disambut baik pemimpin daerah, Wabup Natuna Rodhial menilai, dengan infak yang dikumpulkan itu nantinya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di tengah situasi mendesak dan membutuhkan pertolongan cepat.

News Feed