oleh

Para Pedagang Senang, Bupati Anambas Borong Dagangannya

ANAMBAS, – – Bupati Anambas Abdul Haris ternyata disukai para pedagang. Hal itu terlihat ketika Abdul Haris menyambangi pedagang penjual takjil di pasar pagi, Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja, Sabtu (11/7/2020) pagi.

Sebenarnya Bupati berkunjung ke pasar untuk memberikan pengarahan tentang penerapan menuju situasi new normal pasca kondisi darurat pandemi Covid -19 yang melanda tanah air umumnya khususnya di Anambas.

Abdul Haris kepada pedagang di pasar mengingatkan, masuknya situasi new normal pasca pandemi Covid-19 aktivitas di pasar juga mesti mengikuti protokol Kesehatan, tetap memakai masker dan jaga jarak serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar pasar.

“Tetap jaga jarak, pakai masker dan menjaga kebersihan pasar dan tetap mematuhi protokol kesehatan, ibu-ibu saat berjualan tetap memakai masker,” ingat Bupati.

Pantauan di lapangan, selain Bupati Anambas mensosialisasikan terkait masuknya situasi new normal pasca pandemi Covid-19 kepada pedagang ( masyarakat ), dalam kesempatan itu Bupati Anambas Abdul Haris juga memborong dagangan takjil milik pedagang seperti lontong sayur, Lontong pecal, nasi lemak, serta kue kering dan kueh basah yang di jual ibu-ibu pedagang secara merata.

Baca Juga  DPRD Anambas Menyetujui RPJMD Kepulauan Anambas 2021-2025

Satu persatu pedagang di jumpai bupati untuk membeli takjil yang di jual pedagang. Pedagang yang mayoritas ibu-ibu tersebut sangat senang jualannya habis di borong bupati.

“Saya sangat senang bapak bupati memborong dagangan saya, habis di borong bupati. Alhamdulillah dan saya berterima kasih kepada bapak bupati dagangan saya di beli semua. Alhamdulillah,” ucapan syukur di sampaikan Emi.

Emi sempat menceritakan, semasa pandemi Covid-19 omset dagangannya menurun drastis dan sering dagangannya tidak habis terjual.

Baca Juga  BNPP: Tim Posko Kepri di Batam Harus Action

“Dagangan yang saya jual terkadang tidak habis terjual, harga lontong perbungkusnya sepuluh ribu rupiah jarang habis semua,” seloroh Emi.

Sedangkan pedagang lainnya, sebut saja Nona, seorang penjual kue kering, ia juga merasa senang dagangannya habis di borong Bupati.

“Dagangan kue saya juga di beli semua sama bapak Bupati, Alhamdulillah hari ini ada rezeki lewat bapak bupati,” cetus Nona.

Tidak terkecuali Nona, pendapatan hari-harinya juga menurun. Ia begitu merasakan jualannya sangat sepi.

“Sangat terasa, jualan sepi pembeli saat Corona ini, saya berterimakasih bupati hari ini borong semua jualan saya,” girangnya.

Masa kepemimpinan Abdul Haris dan Wan Zuhendra memang terlihat sangat menarik perhatian pedagang kecil. Bupati juga memperhatikan kaum ibu-ibu yang selain menjadi ibu rumah tangga juga berprofesi sebagai pedagang di pasar untuk mencari tambahan rezeki dalam membantu suaminya.

Baca Juga  Sempat Dirujuk ke RSKI Galang, Satu Pasien Covid-19 Anambas Meninggal Dunia

“Bapak bupati kalau ke letung sering sempatkan datang ke pasar, bukan sekarang saja bahkan sebelum sebelumnya bupati juga membeli jualan pedagang seperti pedagang Kue, pedagang ikan dan sayur,” kata Nona.

Setiap kunjungan kerja Bupati Anambas Abdul Haris ke Kecamatan Jemaja selalu memperhatikan ekonomi masyarakat baik dari segi kelautan, perikanan, pertanian maupun pedagang kecil di pasar.

Melalui program pemerintah daerah untuk memperhatikan ekonomi masyarakat. Bantuan selalu diberikan kepada Petani seperti Bibit dan alat kerja petani, bantuan pompong dan alat pancing nelayan selain itu juga pemerintah daerah juga memberikan fasilitas jaminan kesehatan kepada nelayan dan masyarakat melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. (Hariyadi/radarsatu.com)

Komentar

News Feed