BATAM – Kondisi jalan raya di Batam banyak yang rusak dan berlubang. Melihat hal itu, Gubernur Kepri H Ansar Ahmad memastikan akan melakukan pengaspalan jalan Provinsi Kepri segera jalan raya provinsi yang ada di Kota Batam. Diantaranya di titik Simpang Kara Batam Centre sampai underpus terowongan Pelita.
“Saat ini masih dilakukan pelelangan. Semoga dua bulan kedepan atau sesudah lebaran sudah bisa dikerjakan,” kata Gubernur Ansar Ahmad kepada wartawan di Simpang Gelael Sei Panas Kota Batam, Sabtu (12/3).
Kata Gubernur Ansar, dengan segera dilakukannya pengaspalan, diharaphkan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan di Kota Batam. Menurutnya, setelah dilakukan pelebaran ruas jalan, tak kunjung diselesaikan pengaspalannya.
“Makanya kita segera selesaikan pembangunannya pada tahun ini juga, ” katanya menyebutkan biaya penyelesain jalan ini mencapai Rp10 milar.
Setelah selesai pembangunan ruas jalan Simpang Kara – underpas terowongan Pelita, beberapa titik lain seperti jalan yang ada di Tanjung Piayu Sei Beduk juga akan dipriroritaskan oleh Pemprov Kepri untuk bisa diselesaikan.
“Karena dengan anggaran terbatas kurang lebih Rp1,2 triliun, kita harus menyelesaikan prioritas pembangunan infrastruktur di banyak tempat yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Kepri, ” imbuhnya.
Selain jalan-jalan utama yang akan terus digesa untuk dilakukan penyelesaian, Pemlrov Kepri juga akan fokus membantu penyelesian akses infrastruktur lain seperti drainase, penyelesain ruang kelas baru untuk tingkat SMA, SMK dan SLB.
“Intinya semua pembangunan yang jadi tanggung jawab kita yang ada di semua kabupaten / kota terus kita selesaikan, dengan melihat kemampuan anggaran yang kita miliki, ” tutupnya. (fik/arl))










