oleh

Diterjang Air Pasang, Rumah Nelayan Hanyut

BINTAN – Air laut pasang tinggi sepekan terakhir ini selain membuat ratusan rumah warga terendam panjir saar air pasang, juga ada yang membuat rumah warga yang ada di pelantar jadi ambruk.

Seperti yang dialami Daeng Patah (60). Rumahnya ambruk diterpa ombak saat air laut pasang rob di pulau Telang Kecil Desa Mantang Besar Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan

Akibatnya rumahnya hanyur dibawa ombak pada Kamis (9/12/2021) lalu. Robohnya rumah Daeng Patah berawal pada 8 Desember air laut pasang tinggi. Salah satu tiang rumahnya patah akibat disabu ombak saat air laut sedang pasang tinggi. Sejak saat itu, rumahnya langsung miring. Namun Daeng memilih masih menempati rumahnya. Warga menyarankan agar Daeng mengungsi ke rumah warga lain karena dikhawatirkan pada malam hari rumah tersebut hanyut, karena air laut pasang selalu terjadi dua kali dalam 24 jam.

Baca Juga  Pesan Mendagri: Warga Kepri harus Pilih Pemimpin yang Bisa Tangani Covid dan Pulihkan Ekonomi

Saat Daeng sedang berada di luar rumah, ombak besar datang lagi hingga rumahnya hancur total.

Sejak saat itu Daeng Patah menjadi murung dan lebih banyak diam meratapi hancurnya gubuk tempat tinggalnya.

Mengetahui kejadian tersebut, Satpol Air Polres Bintan menyambangi Daeng (60) di Pulau Telang Kecil pada Sabtu (11/12/2021).

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono, melalui Kasat Polair Polres Bintan AKP Syamsurizal menjelaskan, kedatangannya untuk menyampaikan bantuan sebagai bentuk kepedulian Polres Bintan khususnya satpolair terhadap warga yang terkena musibah Bencana alam berupa gelombang besar dan angin kencang.

Baca Juga  Innalillahi… Dr Sunatan Massal Batam itu Telah Berpulang

Kasatpol Air AKP Syamsurizal menyambangi Daeng Patah dan memberikan bantuan berupa Beras, Indomi, telur, gula dan kopi serta teh.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban pak Daeng dan dapat menghibur hati yang sedang berduka,” Kasat Polair Polres Bintan AKP Syamsurizal. (*/arl)

News Feed