oleh

Wabup Natuna : Dari CSR Migas, Ada 4 Orang Mendapatkan Beasiswa

Natuna, siberindo.co -Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, mengatakan untuk tahun 2022 , ada 4 anak Natuna yang mendapatkan Beasiswa Kuliyah di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu.

Ungkapan tersebut disampaikan Rodhial Huda, usai Rapat Kedua antara Pemerintah Kabupaten Natuna, bersama SKK Migas dan KKKS Migas Wilayah Kepulauan Riau, di ruang rapat Wakil Bupati Natuna, Lantai II, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Senin (07/03/2022)

Baca Juga  Pesan Segera! Kue Gunung Meletus dan Apam Balik Hanya Ada di Sedanau

“Beasiswa tersebut diberikan oleh Perusahaan Medco E&P dan Premier Oil Harbour Energy,” kata Rodhial Huda.


Terkait ke empat anak dari Natuna, yang akan mendapatkan beasiswa nantinya, Rodial sebut akan diseleksi langsung secara selektif oleh SKK Migas atau Akamigas itu sendiri.

Kendatipun pemerintah Natuna tidak hanya fokus kepada beasiswa dari CSR Migas saja, Rodhial Huda berharap, kuota beasiswa untuk kedepannya bisa bertambah.

Baca Juga  Bupati Natuna Minta ASN Kumpulkan Sekilo Beras Perbulan, ini Tujuannya Mandalapos.co.id, Natuna -- Bupati Natuna Wan Siswandi, melontarkan gagasan agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Natuna mengumpulkan satu kilo beras setiap bulannya. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dengan para kepala OPD, Kamis (6/10) di Kantor Bupati Natuna. Diungkapkan Wan Siswandi, gagasan tersebut muncul setelah ia melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat Natuna, di tengah kondisi ekonomi yang sedang merosot. "Saya turun ke kampung-kampung, memang betul-betul sulit masyarakat kita ini. Bagaimana kalau kita sepakat mengumpulkan sekilo beras perorang tiap bulannya, Kira-kira keberatan tidak? " tuturnya. Menurut Wan Siswandi, selain membantu masyarakat yang kesulitan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah pahala bagi orang yang membantu. "Kita anggap ini infak, sedekah atau apa nanti namanya, kita kumpulkan semua di kantor bupati, nanti setiap awal bulan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujarnya. Terkait teknis pengumpulan beras, menurut Wan Siswandi akan diserahkan ke dinas masing-masing. Setelah beras dari dinas terkumpul, selanjutnya diserahkan ke sekretariat daerah untuk kemudian didistribusikan. "Kalau kita bisa lakukan itu kan luar biasa, beras hanya Rp15 ribu, bisa lah itu," ucapnya. Menambahkan, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta beras yang nantinya akan dikumpulkan ini, dibeli dari produk lokal. " Kalau bisa beli berasnya produk beras lokal, biar menghidupkan petani lokal dan ekonomi lokal juga," pintanya. Sementara itu, Asisten III Pemkab Natuna, Tasrif, berharap kedepan selain sumbangan beras, agar pegawai di lingkungan Pemkab Natuna juga bisa berinfak tambahan, yakni uang sebesar dua ribu Rupiah setiap hari Jum'at. Ide Asisten III pun disambut baik pemimpin daerah, Wabup Natuna Rodhial menilai, dengan infak yang dikumpulkan itu nantinya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di tengah situasi mendesak dan membutuhkan pertolongan cepat.

“Dari CSR migas, ada 4 siswa yang akan di setujui,” bebernya.

Untuk saat ini Rodhial menambahkan, Pemerintah Kabupaten Natuna sangat mengapresiasi kepada Perusahaan Medco E&P dan Premier Oil Harbour Energy.

“Kita akan mencari lembaga-lembaga lain, kami akan cari sekolah atau kedinas yang selama ini selalu memberikan kuliah secara gratis, itu nanti akan kita jumpai,” ujarnya.

Baca Juga  Wakil Ketua II DPRD Natuna Harap Pers Jadi Penyambung Aspirasi Rakyat

“Mungkin selama ini kita kurang aktif untuk menyusuri hal-hal seperti itu,” pungkas Rodhial Huda. (Bds)

News Feed