oleh

Bupati Natuna Terima Kunjungan Audiensi dengan BPJS Ketenagakerjaan

Natuna, siberindo.co – Bupati Natuna, Wan Siswandi, terima kunjungan audensi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Pusat. Kamis (10/03/2022) di Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Natuna.

Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, Asep Rahmat Suwandha, menyapaikan tujuan dari kunjungan ini adalah meningkatkan silaturrahmi, sinergi dalam kerjasama yang telah terjalin antara Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, beliau menyampaikan pihak BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan jaminan keselamatan kerja kepada pekerja yang ada di Natuna, karena ini sudah kewajiban negara untuk melindungi pekerja.

“Setiap pekerja kita lindungi sesuai dengan peraturan perundang-undangan, setiap pekerja yang mengalami musibah kerja sampai meninggal, pihak BPJSK akan memberikan bantuan kepada ahli waris untuk 2 anak korban dalam melanjutkan pendidikan sampai mereka kuliah,” ucapnya.

Baca Juga  Abdul Hamid Angkat 258 CPNS Jadi PNS

Untuk saat ini, dikatakan Asep ada sekitar 16 ribu tenaga kerja yang sudah bergabung dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan di Natuna. Sedangkan yang belum bergabung ada sekitar 21 ribu tenaga kerja. Untuk tahun 2021, pihak BPJS Ketenagakerjaan Natuna yang sudah di bayarkan sebesar Rp. 16 Milyard.

Asep Rahmat Suwandha berharap kepada setiap perusahaan yang ada di Natuna untuk mengikuti jaminanan ketenagakerjaan pada pekerja.

Baca Juga  Junaidi Minta Gubernur Tinjau Kembali Porsi Pembagian DBH Migas Untuk Natuna

Bupati Natuna, Wan Siswandi, menyampaikan pemerintah daerah sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan dalam melindungi para pekerja yang ada di Natuna.

” untuk tenaga PTT di Natuna sudah tergabung semua dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Sedangkan untuk masyarakat Natuna semuanya di tanggung BPJS Kesehatan,”kata Siswandi.

Selain itu, lanjut dikatakan Bupati Natuna, ada sekitar 21 ribu pekerja Natuna yang belum mendaftar di BPJS Ketenagakerjaan, salah satunya adalah Nelayan.

” sekarang ini, ada 21 ribu pekerja yang belum mendaftarkan BPJS Ketenagakerjaan, diantaranya nelayan. Hal tersebut karena para nelayan sudah ada jaminan dari kemerterian kelautan dan perikanan. Sehingga para nelayan ini kita pilah terlebih dahulu mana yang sudah di bantu oleh kementerian dan mana yang belum, agar tidak terjadi tumbang tundih,”ucap Bupati Siswandi.

Baca Juga  Sekjen Bawaslu RI, Kunjungi Bawaslu Natuna

Selain Bupati Natuna, Wan Siswandi, kegiatan ini juga di hadiri Sekda Natuna, Boy Wijanarko, Kadis Naker, Husyyaini, serta rombongan BPJS Ketenagakerjaan.

Dan dilanjuti dengan penyerahan secara simbolis santunan kematian kepada ahli waris (uni daryanti) PTT Satpol PP atas nama Alm. Durmi Halim dan sekaligus penyerahan citramata. (Bds)

 

News Feed