oleh

Babinsa Pulau Laut Hadiri Pemberian Insentif Guru TK dan PAUD

Natuna, Siberindo.co – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tanjung Pala, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Serda Zulkarnaini, turut menghadiri kegiatan penyaluran insentif terhadap Kader Posyandu Desa, Guru PAUD, TK dan MDA.

Kegiatan dilaksanakan di aula pertemuan Desa Tanjung Pala, pada Rabu (09/03/2022) pagi.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa (Kades) Tanjung Pala, Yaswir, Wakil Ketua BPD, Aziz, Pendamping Desa, Amran dan Bhabinkamtibmas Briptu Richard Situmorang, serta para penerima insentif.

Baca Juga  Ketua Komisi I DPRD Natuna Apresiasi Kelompok Tani Jaya

“Ini insentif untuk bulan Januari dan Februari 2022,” ujar Serda Zulkarnaini, yang merupakan anggota TNI-AD dari Koramil 08/Pulau Laut Kodim 0318/Natuna.

Adapun Kader Posyandu Desa, Guru PAUD, TK dan MDA yang berhak menerima, berjumlah 46 orang. Masing-masing penerima mendapatkan uang insentif sebesar Rp 200 ribu.

Babinsa menghimbau agar para Kader Posyandu Desa maupun Guru, dapat menjaga hubungan yang harmonis dan saling bersinergi, agar dapat menunjang kegiatan-kegitan positif kedepannya.

Baca Juga  Raih Juara I, Marulan Wakili RRI Ranai ke Tingkat Nasional ke 52 di Aceh

“Kami berharap uang insentif tersebut dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap Zulkarnaini.

Dirinya juga berharap agar kedepan para Kader Posyandu Desa dapat terus aktif dalam membuat kegiatan positif, demi memajukan Desa Tanjung Pala kearah yang lebih baik lagi.

“Selama kegiatan penyaluran insentif, seluruh hadirin selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat, untuk menghindari Covid-19,” pungkasnya. #Bds

Baca Juga  Bupati Natuna Minta ASN Kumpulkan Sekilo Beras Perbulan, ini Tujuannya Mandalapos.co.id, Natuna -- Bupati Natuna Wan Siswandi, melontarkan gagasan agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Natuna mengumpulkan satu kilo beras setiap bulannya. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi dan evaluasi dengan para kepala OPD, Kamis (6/10) di Kantor Bupati Natuna. Diungkapkan Wan Siswandi, gagasan tersebut muncul setelah ia melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat Natuna, di tengah kondisi ekonomi yang sedang merosot. "Saya turun ke kampung-kampung, memang betul-betul sulit masyarakat kita ini. Bagaimana kalau kita sepakat mengumpulkan sekilo beras perorang tiap bulannya, Kira-kira keberatan tidak? " tuturnya. Menurut Wan Siswandi, selain membantu masyarakat yang kesulitan, jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah pahala bagi orang yang membantu. "Kita anggap ini infak, sedekah atau apa nanti namanya, kita kumpulkan semua di kantor bupati, nanti setiap awal bulan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujarnya. Terkait teknis pengumpulan beras, menurut Wan Siswandi akan diserahkan ke dinas masing-masing. Setelah beras dari dinas terkumpul, selanjutnya diserahkan ke sekretariat daerah untuk kemudian didistribusikan. "Kalau kita bisa lakukan itu kan luar biasa, beras hanya Rp15 ribu, bisa lah itu," ucapnya. Menambahkan, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, meminta beras yang nantinya akan dikumpulkan ini, dibeli dari produk lokal. " Kalau bisa beli berasnya produk beras lokal, biar menghidupkan petani lokal dan ekonomi lokal juga," pintanya. Sementara itu, Asisten III Pemkab Natuna, Tasrif, berharap kedepan selain sumbangan beras, agar pegawai di lingkungan Pemkab Natuna juga bisa berinfak tambahan, yakni uang sebesar dua ribu Rupiah setiap hari Jum'at. Ide Asisten III pun disambut baik pemimpin daerah, Wabup Natuna Rodhial menilai, dengan infak yang dikumpulkan itu nantinya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, khususnya di tengah situasi mendesak dan membutuhkan pertolongan cepat.

News Feed