BATAM – Ribuan warga dari 15 RT di RW 015 kelurahan Tanjunguncang, kecamatan Batuaji mendatangi Kantor BP Batam, Senin (7/11/2022).
Warga demo karena mereka sudah mengurus perangkat RT mereka untuk menjumpai pengelola air bersih di Batam, namun permasalahan air yang dialamai masyarakat tidak ada jalan keluarnya. Merasa hilang kesabaran karena air tidak mengalir sama sekali selama dua pekan terakhir, akhirnya warga ramai-ramai demo ke Kantor BP Batam
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh warga seputaran Putra Jaya ini menarik perhatian masyarakat lainnya yang juga mengalami permasalahan yang sama.
“Demo ini kami lakukan bukan tanpa alasan, karena beberapa hari yang lalu kamu sudah bermediasi dengan pihak SPAM selaku pengelola air bersih, tapi dari pertemuan itu tidak menemukan hasil,” cetus Asy’ari kemada media ini.
Asy’ari yang juga korlap merangkap Ketua RT Puri plPesona Cluster E Tanjung Uncang mengimbau warganya agar sebelum melakukan demo, memaastikan listrik di rumah masing-masing sudah dalam keadaan mati dan pintu sudah terkunci rapat.
Warga dengan meggunakan mobil dan ratusan sepeda motor langsung konvoi dengan membabwa spanduk menuju Kantor BP Batam di Batamcenter
Di depan kantor BP Batam, Azwar Sukendi selaku Ketua RW 015 kelurahan Tanjunguncang langsung berorasi dan meminta agar kepala BP yang juga wali kota Batam Rudi segera menemui warga.
“Dalam orasinya, Azwar meminta Kepala BP Batam yaitu Muhammad Rudi untuk menjamin suplai air bersih yang dikelola oleh SPAM Batam bisa mengalir 24 jam di kompleks seputaran Perumahan Putra Jaya. Kami ingin air mengalir di perumahan kami seperti yang dialami perumahan lain yang sudah mendapatkan suplai air secara normal,” Azwar yang langsung disambut tepuk tangan oleh warga yang ikut berdemo.
Dalam demo itu sempat terjadi ketegangan antara pendemo dengan aparat kepolisian karena warga ingin masuk ke kantor BP Batam hingga cekcok antara polisi dengan masyarakat. ketegangan akhirnya bisa dileraikan oleh koordinator lapangan pendemo melalui pengeras suara.
Berselang satu jam, Ketua BP Batam datang menemui pedemo. Kepala BP Batam, Muhammad Rudi langsung mendengarkan apa yang disampaikan oleh pendemo.
Pada pada kesempatan itu memberi penjelasan tentang kondisi suplai air di Batam saat ini. Meski terjadi gangguan suplai air, Rudi berjanji untuk menghidupkan air ke perumahan tersebut walaupun tidak 24 jam penuh.
“Kami akan memberikan memperhatikan khusus bagi warga Tanjunguncang,” Janji Rudi.
Dipenghujung janjinya, Rudi memberikan nomor teleponnya kepada pendemo agar mudah untuk memberikan informasi masalah air kepadanya.
Pada kesempatan itu, Muhammad Rudi yang didampingi Deputi 4 BP Batam beserta pejabat utama BP Batam dan Direktur PT Moya. (rud)










