TANJUNGPINANG – Musyawarah Wilayah Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Provinsi Kepri yang digelar di Aula Sri Wanbeni di Dompak, dibubarkan tim oleh satgas Gugus Covid 19 Provinsi Kepri, Kamis (8/7/2021) pagi sekitar pukul 08.00.
Peserta Muswil yang sudah mulai ramai memadati aula diminta meninggalkan ruangan. Spanduk dan backdrop Muswil yang dipasang di ruangan dan di depan aula juga dicopot petugas.
Pembubaran kegiatan Muswil BKMT itu dibubarkan karena terditeksi peserta yang datang akan mencapai lebih dari 200 orang. Beberapa panitia Muswil sempat mempertanyakan pembubaran Muswil BKMT itu, apa sepengetahuan gubernur. Namun anggota Gugus Covid-19 Dr Hasyim menyebutkan, dirinya sudah meminta izin gubernur Kepri dan Sekdaprov untuk membubarkan kegiatan tersebut karena fakta di lapangan penggunaan gedung pemerintahan itu menyalahi ketentuan mesti sempat mendapatkan izin dari bagian umum Pemprov Kepri.
“Kami dari Gugus Tugas Covid 19 Provinsi Kepri sudah minta izin gubernur dan Sekda untuk membubarkan kegiatan ini, karena kami lihat di lapangan jumlah pesertanya sangat banyak. Dan masih banyak yang belum datang. Ini akan terjadi penumpukan dan menyalahi protokol kesehatan yang gencar disosialisasikan, Saat ini pemerintah sedang fokus pada pencegahan penyebaran Covid-19 dan ini masanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seperti yang diamanatkan presiden dan Mendagri,” kata Hasyim yang juga pejabat di Kesbangpol Provinsi Kepri itu.
Informasi yang dihimpun, Muswil BKMT Kepri ini digelar untuk memilih ketua BKMT Provinsi Kepri. Ada dua calon yang menonjol untuk diusung jadi ketua, yakni wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina yang juga istri walikota Batam Rudi dan calon kedua wakil ketua I DPRD Kepri Dewi Kumalasari yang merupakan istri gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Setelah acara dibubarkan, tampak aula Sriwan Beni di komplek pemerintahan di Dompak, tampak pintu depan aula ditutup rapat dan tampak polisi berjaga-jaga. Sementara Agustina Marlin dan Dewi Kumalasari belum datang dan, informasinya, dua calon yang akan maju bertarung merebut posisi ketua BKMT Kepri itu sudah dalam perjalanan menuju aula, namun karena Muswil dibubarkan Satgas hingga kedua tokoh tidak jadi datang.(*/jek)









