OPINI – Celah gencatan senjata pada perang antara Amerika Serikat dan Iran mulai terbuka. Pada selasa (7/4/2026) kemarin secara bersamaan, Presiden Donald Trump lewat akun Truth menyatakan menunda rencana serangan ke Iran untuk waktu dua pekan ke depan. Sementara, Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi dalam pernyataan resminya menyebutkan militer Iran akan mengentikan operasi defensifnya apabila serangan militer terhadap Iran dihentikan, dan untuk periode dua pekan ke depan Selat Hormuz berpeluang dibuka melalui koordinasi dengan pihak militer Iran.
Perkembangan positif yang mengarah kepada kesepakatan gencatan senjata ini adalah respon terhadap inisiasi mediasi yang dimotori oleh Pakistan, dengan dukungan dari pihak Saudi Arabia, Mesir dan Turki. Pihak negara-negara Teluk (GCC) secara terbuka juga mendukung upaya mediasi menuju gencatan senjata ini.
Mencermati perkembangan positif ini, Partai Gelora Indonesia berpendapat:
1. Mendukung penuh upaya gencatan senjata dalam celah waktu terbatas selama dua pekan ke depan. Hal ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi negosiasi menuju kesepakatan penghentian perang yang sudah berjalan selama 40 hari, dan menimbulkan dampak serius berskala global.
2. Mengapresiasi inisiatif Pakistan – melalui Perdana Menteri Shehbaz Sharif – yang memimpin upaya mediasi menuju gencatan senjata dan negosiasi menuju penghentian perang. Keberhasian inisiatif Pakistan juga karena dukungan kuat dari pihak Saudi Arabia, Mesir dan Turki yang sebelumnya telah mengadakan pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri pada 29 Maret di Islamabad, Pakistan.
3. Mendorong dibangunnya dialog komprehensif para pemimpin negara-negara muslim di kawasan, untuk mewujudkan keamanan dan stabilitasi regional yang lebih permanen, dan bertumpu pada kekuatan dan kerjasama negara-negara tersebut. Dialog komprehensif tersebut melibatkan negara-negara muslim di kawasan Timur Tengah (Middle East), Asia Barat (West Asia), dan Afrika Utara (North Africa) sebagai para pihak pemangku kepentingan regional yang lebih luas.
4. Perlu mewaspadai setiap upaya sabotase untuk menggagalkan celah gencatan senjata dan sabotase untuk menutup pintu negosiasi penghentian perang. Sabotase sangat mungkin dilakukan oleh pihak yang akan dirugikan oleh kesepakatan gencatan senjata dan penghentian perang. Israel yang sejak awal dinilai telah “memaksa” Amerika Serikat melakukan serangan militer terhadap Iran, harus menghentikan semua tindakan militernya yang masih dilakukan di kawasan ini; Gaza, Libanon Selatan, dan ke wilayah Iran. Karena jika tidak, tindakan militer Israel hanya akan memporak-porandakan celah gencatan sejata dan peluang negosiasi penghentian perang.
5. Partai Gelora Indonesia berpandangan pemerintah Indonesia perlu memberikan dukungan kuat kepada langkah mediasi yang dilakukan Pakistan bersama Arab Saudi, Mesir dan Turki. Serta mendorong negara-negara Teluk untuk memulai dialog komprehensif dengan para pemimpin negeri muslim di kawasan yang lebih luas. Pada saat bersamaan, pemerintah Indonesia terus melakukan penguatan terhadap ketahanan nasional dan menjaga kohesi nasional yang sangat diperlukan untuk keluar dengan selamat dari dampak krisis global ini.
Mahfuz Sidik
Sekjen Partai Gelora Indonesia
Guys Ikuti saluran Anis Matta di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbCH2P9IyPtLrFZul31L
Guys Nyok gabung k Channel kabar Partai Gelora Indonesia
Biar enggak ketinggalan kabar, follow channel wa ini yuk:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb70JunD38CJQsvC9R0G
Guys Nyok ke channel TELEGRAM kabar Gelora Indonesia https://t.me/KabarGelora
Guys nyok menyukai channel telegram, untuk ketum Anis Matta bisa subscribe ke: https://t.me/MuhammadAnisMatta
Berikut ini beberapa pilihan cara bergabung Partai Gelora Indonesia
– Pindai QR code diatas 👆🏻atau
– Klik 👉🏻 https://gabung.partaigelora.id/indonesia atau
– Klik 👉🏻https://shorturl.at/F58ZR
BIDANG HUBUNGAN MEDIA DPP PARTAI GELORA INDONESIA








