TANJUNGPINANG – Komunitas mahasiswa peduli Pilkada (Kompelita) Tanjungpinang Zulkarnain mendukung upaya cepat Bawaslu Kota Tanjungpinang dalam penanganan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Rahma Walikota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Mahasiswa tingkat akhir salah satu kampus negeri ternama di Kota Tanjungpinang ini mengapresiasi langkah Bawaslu Kota Tanjungpinang bersama Gakkumdu untuk menangani kasus dugaan pelanggaran kampanye Walikota Tanjungpinang tersebut.
“Kita mengapresiasi upaya Bawaslu Tanjungpinang untuk menyikapi pelanggaran tersebut, semoga bisa cepat diputuskan dan kita sadari ini tentu tidak mudah,” kata Zulkarnain.
Dia mengungkapkan, kasus kemarin harusnya menjadi pelajaran bagi seluruh kepala daerah untuk tidak hanya serta merta melihat aturan larangan dan boleh atau tidaknya secara aturan.
“Saya pikir kepala daerah harus lepas warna partainya ketika mengurusi masalah persolan publik covid 19 karena mereka dipilih masyarakat kalau mau kampanye etisnya cuti walau memang ada celah hukum yang bisa menyiasati cuti tidak perlu diambil ketika hari libur,” kata Zul demikian sapaan akrabnya.
Dia berharap juga Bawaslu Tanjungpinang beserta Gakumdu bisa transparan dalam mengungkap penyelidikan dugaan pelanggaran kampanye Walikota Tanjungpinang.


Komentar