Karimun – Hujan deras sejak pukul 11.00 WIB, Rabu (6/9/2023) mengguyur Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun. Sejumlah wilayah kembali banjir, bahkan kawasan Jalan Pelipit mencapai setinggi lutut orang dewasa.
“Makin parah, tidak sampai satu jam daerah kami sudah terendam air,” kata warga Jl Pelipit, Jantro Butar Butar di Tanjung Balai Karimun.
Jantro sempat mengunggah sebuah video di akun facebook-nya, “Sekedar pemberitahuan, buat saudara-saudari mohon jangan lewat jalan pelipit Sungai Lakam. Jalan lagi banjir, hujan sebentar langsung banjir, terimakasih”.
Dia mengkritisi pembangunan box culvert oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang menurut dia tidak memberikan efek guna mengurangi Banjir ketika hujan turun.
“Tak ada pengaruhnya, malah ini baru hujan sebentar. Tapi tinggi air mencapai lutut orang dewasa. Dan mulai masuk ke rumah-rumah,” ucap Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Keprisatu ini.
Kawasan Pelipit, kata dia, sudah dari dulu langganan Banjir jika diguyur hujan deras. Selain kawasan itu, sejumlah kawasan lain juga terendam air seperti di Teluk Air.
Ruas jalan protokol di Jalan A Yani, Kolong dan kawasan lainnya dikabarkan juga terendam air akibat hujan mengguyur dengan deras. (jurnalterkini.id)










